Sunday, 10 Syawwal 1439 / 24 June 2018

Sunday, 10 Syawwal 1439 / 24 June 2018

Yedder, Spesialis Liga Champions yang Ditolak West Ham

Rabu 14 March 2018 07:42 WIB

Red: Israr Itah

Wissam Ben Yedder

Wissam Ben Yedder

Foto: EPA-EFE/PETER POWELL
Ia mengemas delapan gol dari tujuh kali tampil di pentas Liga Champions musim ini.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Cristiano Ronaldo disebut-sebut sebagai penyerang spesialis Liga Champions terutama pada musim ini. Alasannya, CR7 tetap tajam di kompetisi antarklub terelite Eropa ini meskipun kehilangan ketajaman di La Liga. Belakangan, sentuhan Ronaldo di depan gawang telah kembali seiring membaiknya performa Madrid di La Liga.

Hal serupa rupanya berlaku bagi penyerang Sevilla Wissam Ben Yedder. Pahlawan kemenangan Sevilla 2-1 atas Manchester United ini menjadi sosok menakutkan saat turun di Liga Champions. Ia mengemas delapan gol dari tujuh kali tampil di pentas Liga Champions musim ini. Padahal di La Liga, ia cuma mengemas enam gol dari 19 pertandingan, 14 sebagai starter dan lima turun dari bangku cadangan.

Ben Yedder membobol gawang MU pada menit ke-74 dan 78. Hebatnya, ia baru berada di lapangan selama 87 detik setelah masuk menggantikan Luis Muriel. Namun penyerang mungil berpostur 170 cm ini menjadi mimpi buruk David De Gea dan pertahanan MU.

(Baca juga: Yedder Gunakan Insting untuk Jebol Gawang MU)

Aksi Ben Yedder ini direspons meriah oleh pecinta sepak bola Inggris. Ada yang membandingkan catatan apik striker 28 tahun ini dengan bomber MU Romelu Lukaku. Yedder disebut lebih hebat ketimbang Lukaku karena berhasil mencetak lima gol ke gawang tim lima besar Inggris, padahal bermain di liga yang berbeda. Sementara Lukaku hanya mampu mencetak satu gol, yakni saat MU mengalahkan Chelsea 2-1. 

Fakta ini merujuk kepada tiga gol yang dikemas Ben Yedder ke gawang Liverpool pada fase penyisihan grup serta dua pada babak gugur ke MU. Yedder juga mencetak sejarah sebagai pemain cadangan pertama yang mampu dua kali membobol gawang MU di Liga Champions. Yedder seharusnya bisa mencetak hattrick saat tinggal berhadapan satu lawan satu dengan De Gea, tapi ia gagal menaklukkan kiper timnas Spanyol itu untuk kali ketiga.

Fan West Ham United pun ikut mengomentari Ben Yedder. Mereka menyesalkan the Hammers yang menolak kesempatan mengontrak Ben Yedder dengan harga 8 juta pound. Saat itu kubu West Ham beralasan Ben Yedder terlalu pendek dan lemah untuk berlaga di Liga Primer Inggris.

Dengan total 19 gol dari tiga kompetisi berbeda, Ben Yedder menempati posisi ketiga pemain Prancis paling tajam di lima liga top Eropa setelah Nabil Fekir dan Antoine Griezmann. Keduanya masing-masing mencetak 21 gol.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Ketika Belgia Benamkan Tunisia

Ahad , 24 June 2018, 11:38 WIB