Senin, 18 Zulhijjah 1440 / 19 Agustus 2019

Senin, 18 Zulhijjah 1440 / 19 Agustus 2019

Alves: Chelsea Ketakutan dan Tak Punya Konsep Menyerang

Selasa 17 Apr 2012 14:51 WIB

Red: Didi Purwadi

Dani Alves

Dani Alves

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Dani Alves, defender Barcelona, menyengat Chelsea dengan menguak 'luka' dua tahun silam. Laga Chelsea menjamu Barcelona di leg pertama babak semifinal Liga Champions, Rabu (18/4), bak laga ulangan semifinal Liga Champions 2009.

Alves membuka kembali lembaran lama tersebut dimana Chelsea gagal melaju ke babak final setelah kalah gol tandang dari Barcelona. Setelah bermain imbang 0-0 di leg pertama di kandang Barcelona, Chelsea menjamu Barcelona di leg kedua di kandang mereka.

Chelsea sempat memimpin 1-0 lewat gol Michael Essien pada menit sembilan. Tapi, gol Andres Iniesta menit tambahan waktu 93 membuyarkan harapan Chelsea lolos ke final Liga Champions 2009.

Pemain Chelsea saat itu memprotes wasit Tom Henning Ovrebo yang dituding sengaja melama-lamakan meniup peluit tanda pertandingan berakhir. Tapi, menurut Alves, Chelsea gagal melaju ke final karena mereka bermain dengan rasa ketakutan.

''Orang bilang Chelsea bisa menang kalau saja bukan karena faktor wasit. Tapi, itu bukan masalah kami. Kami tidak mungkin bisa mengontrol wasit,'' kata Alves kepada The Guardian jelang laga lawan tuan rumah Chelsea. ''Chelsea gagal melaju ke final karena mereka ketakutan.''

Alves menyindir Chelsea bukan hanya bermain dengan rasa ketakutan. Tapi, mereka juga tidak memiliki kemampuan dalam menyerang.

''Bermain di kandang dan dalam kondisi memimpin, mereka semestinya lebih gencar lagi menyerang kami. Tapi, mereka tidak punya konsep permainan ofensif seperti kami sehingga mereka memilih bertahan dan akhirnya tersingkir,'' katanya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA