Sunday, 9 Rabiul Akhir 1440 / 16 December 2018

Sunday, 9 Rabiul Akhir 1440 / 16 December 2018

10 Pemain yang Beralih Bela Tim Nasional

Senin 19 Nov 2018 10:50 WIB

Rep: MGROL114/ Red: Israr Itah

Diego Costa

Diego Costa

Foto: REUTERS/Eloy Alonso
Mereka tentunya harus memilih salah satu tim nasional yang ingin mereka bela.

REPUBLIKA.CO.ID, Banyak pemain sepak bola di dunia yang memenuhi syarat bermain untuk dua tim nasional berdasarkan domisili dan garis keturunan. Namun, mereka tentunya harus memilih salah satu tim nasional yang ingin mereka bela.

Situasi ini ternyata menjadi pelik. Pemain yang berharap dipanggil di negara tempatnya tinggal, ternyata diabaikan. Alhasil, mereka kemudian memutuskan hijrah membela negara asal orang tuanya. Padahal pada usia muda, mereka sempat bermain untuk negara di mana ia berdomisili. Atau sebaliknya, berharap dipanggil negara asalnya, tapi yang memberikan kesempatan justru negara tempat ia berdomisili.

Berikut 10 pemain yang beralih membela tim nasional, seperti dikutip dari Four Four Two:

1.Wilfried Zaha (Inggris, Pantai Gading)

Wilfried Zaha merupakan anggota timnas Inggris U-21 dan bermain reguler. Namun kariernya tersendat saat dewasa. Ia hanya mencatatkan dua caps bersama tim nasional Inggris pada laga persahabatan menghadapi Swedia dan Skotlandia. Setelah dua pertandingan itu, ia tak pernah dipanggil membela the Three Lions.

Zaha lahir di Pantai Gading namun telah pindah ke Inggris sejak usia 4 tahun. Karena tak sabar terus diabaikan, ia memilih untuk membela timnas Pantai Gading. Federasi Sepak Bola Inggis (FA) sempat membujuk Zaha agar tidak berpindah kewarganegaraan namun upaya itu gagal. Zaha membuat debut internasionalnya untuk Pantai Gading pada Januari 2017 dan terus menjadi pilihan utama, termasuk pada kualifikasi Piala Afrika 2019.

photo

Wilfried Zaha

2. Diego Costa  (Brasil, Spanyol)

Pemanggilan Diego Costa oleh dua tim nasional  pada tahun 2014 memang menjadi kontroversial. Dua tim nasional itu adalah Brasil dan Spanyol. Namun saat itu Costa lebih memilih untuk membela Spanyol dibandingkan negara kelahirannya Brasil.

Costa telah diberikan kewarganegaraan Spanyol pada Juli 2013 dan menyatakan niatnya untuk mewakili Spanyol segera. Meskipun ia sempat berubah pikiran dan membela Brasil dalam dua pertandingan, namun Costa menetapkan hati memperkuat Spanyol. Langkah kontroversial ini yang menyebabkan Costa dicemooh oleh pendukung Brasil saat Spanyol bermain di Piala Dunia 2014.

3. Mario Fernandes (Brasil, Rusia)

Pemain asal Brasil Mario Fernandes pernah memainkan pertandingan tunggal untuk Brasil, namun akhirnya ia lebih memilih untuk memperkuat Rusia. Fernandes memenuhi syarat berdasarkan aturan bertempat tinggal lima tahun. Ia diberikan kewarganegaraan melalui keputusan Presiden Vladimir Putin. Ia membuat debutnya untuk Rusia dalam pertandingan persahabatan melawan Korea Selatan.

Dia memulai setiap pertandingan di Piala Dunia 2018 dan mencetak gol penyama kedudukan mengesankan saat melawan Kroasia yang mengirim permainan ke adu penalti. Sial bagi Fernandes, ia salah satu dari dua pemain yang gagal mengeksekusi penalti sehingga tuan rumah akhirnya terhenti.

photo

Mario Fernandes (kiri).

4. Alex Bruce  (Republik Irlandia, Irlandia Utara)

Alex Bruce bernasib lebih baik dari ayahnya Steve Bruce. Walau sukses bersama Manchester United, Steve Bruce tak pernah membela timnas Inggris. Alex membagi penampilannya secara merata di dua negara yang berbeda, Republik Irlandia dan Irlandia Utara.

Alex memenuhi syarat untuk bermain untuk kedua negara itu karena garis keturunannya. Awalnya ia memilih untuk membela Republik Irlandia dan membuat debutnya pada 2007. Empat tahun kemudian ia memantik kontroversi karena beralih ke Irlandia Utara, tapi tetap tak membuatnya bisa menjadi pilihan utama. Karena hanya bermain pada laga persahabatan, Alex masih bisa membela timnas Inggris.

5. Nacer Chadli (Maroko, Belgia)

Chadli pertama kali dipanggil ke tim nasional oleh Maroko. Ia telah membuat debut international pertamanya dengan Maroko saat meraih hasil imbang melawan Irlandia Utara pada 2010. Namun kurang dari tiga bulan kemudian, Chadli mendapatkan cap pertamanya untuk Belgia dalam laga persahabatan melawan Finlandia. Sekarang ia pun menjadi pemain regular yang selalu ada di skuat utama Belgia dan sudah membela Red Devils di Piala Dunia.

photo

Nacer Chadli

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES