Rabu, 13 Rabiul Awwal 1440 / 21 November 2018

Rabu, 13 Rabiul Awwal 1440 / 21 November 2018

Pelatih Mesir: Baru Tahu Sergio Ramos Ternyata Dokter

Kamis 07 Jun 2018 09:43 WIB

Red: Didi Purwadi

Hector Cuper

Hector Cuper

Foto: AP/Dimitri Messinis
Cuper tidak ragu bahwa Salah akan terus bermain jika memang bisa melakukannya.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Pelatih timnas Mesir Hector Cuper mengkritik bek Real Madrid Sergio Ramos yang dinilainya sok tahu. Cuper membalas kritikan Ramos yang menyebut winger Liverpool asal Mesir Mohamed Salah sebenarnya masih bisa bermain pada laga final Liga Champions dua pekan lalu.

Dalam laga yang digelar di Kiev, Salah terpaksa ditarik keluar pada menit ke-31 akibat insiden dengan Ramos. Liverpool pun akhirnya menyerah 1-3 dari Madrid.

Ramos menyebut kasus cederanya Salah terlalu dibesar-besarkan. Karena, Salah saat itu sebenarnya bisa meneruskan pertandingan jika diberi suntikan penahan sakit. ''Saya pernah melakukannya beberapa kali,'' kata Ramos.

Cuper langsung angkat bicara terkait komentar Ramos tersebut. Menurut pelatih berusia 62 tahun itu, Salah pasti akan tetap melanjutkan permainan apabila memang ada kemungkinan dia melakukannya.

''Saya bukan seorang dokter, saya tidak tahu kalau (Sergio) Ramos adalah seorang dokter,'' kata Cuper menyindir Ramos, seperti dikutip Express.co.uk, Rabu (6/6). ''Tapi, dia (Salah) memainkan partai final dan memang mengalami cedera.''

Cuper sama sekali tidak ragu bahwa Salah akan terus bermain jika memang bisa melakukannya. Karena, final Liga Champions merupakan momen yang luar biasa.

Cedera tidak hanya membuat Salah tidak bisa bermain penuh pada laga final Liga Champions. Ia juga terancam tidak bisa membela timnas Mesir tampil di Piala Dunia 2018 yang sudah dinanti-nantikan sejak 1990.

''Menurut pendapat saya, Salah mengalami cedera yang lumayan serius. Ada proses pemulihan yang bisa kita lihat lihat perkembangannya,'' kata Cuper. ''Kita optimistis tentang kemungkinan dia bermain di Piala Dunia.''

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES