Sunday, 10 Syawwal 1439 / 24 June 2018

Sunday, 10 Syawwal 1439 / 24 June 2018

Presiden FIFA: Wanita Iran akan Diizinkan Masuk Stadion

Jumat 02 March 2018 20:45 WIB

Rep: Crystal Liestia Purnama/ Red: Endro Yuwanto

Timnas Sepak Bola Wanita Iran (ilustrasi)

Timnas Sepak Bola Wanita Iran (ilustrasi)

Foto: Reuters/Ali Jarekji
FIFA memilih berdiskusi serta mencoba meyakinkan pemimpin Iran tentang persoalan itu.

REPUBLIKA.CO.ID, ZURICH -- Presiden Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) Gianni Infantino menyatakan, ia telah diberitahu oleh Presiden Iran Hassan Rouhani bahwa ada rencana untuk mengizinkan wanita menonton pertandingan sepak bola di stadion negara tersebut. Infantino bertemu Rouhani saat berkunjung ke Teheran pada Kamis (1/3). 

Infantino juga menghadiri pertandingan derbi antara Esteghlal dan Persepolis, salah satu pertandingan utama di kompetisi sepak bola Iran. "Saya berjanji wanita di Iran akan segera memiliki akses ke stadion sepak bola," ujar dia dalam sebuah acara di markas FIFA di Zurich, Swiss, Jumat (2/3).

Menurut Infantino, di negara-negara seperti Iran, hal-hal seperti ini memerlukan sedikit waktu. Ia mengetahui ada kritik atas kunjungannya, namun ia merasa lebih baik melakukan dialog dengan para pemimpin Iran. "Saya mendengar ada beberapa insiden di mana beberapa wanita ditahan karena mereka ingin menghadiri pertandingan sepak bola dan ada beberapa kritik, jelas dan benar," jelasnya.

Infantino melanjutkan, ada dua cara untuk mengatasi masalah ini. "Entah kita mengkritik, memberikan sanksi, mengutuk, tidak berbicara dan memotong relasi. Atau kita ke sana dan berdiskusi serta mencoba meyakinkan pemimpin negara bahwa mereka harus memberi (wanita) akses ke stadion, saya memilih yang kedua."

Tidak ada komentar terkait pernyataan Infantino tersebut. Namun Kantor Kepresidenan Iran membantah laporan pada Kamis bahwa larangan terhadap wanita yang menghadiri pertandingan telah dicabut.

Republik Islam Iran telah lama melarang wanita untuk menghadiri pertandingan sepak bola laki-laki, setidaknya sebagian didasarkan pada teori bahwa wanita seharusnya tidak mendengar penggemar laki-laki bersumpah dan mengutuk. Wanita Iran hanya diizinkan untuk menghadiri pertandingan sepak bola wanita.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Ketika Belgia Benamkan Tunisia

Ahad , 24 June 2018, 11:38 WIB