Saturday, 9 Rabiul Awwal 1440 / 17 November 2018

Saturday, 9 Rabiul Awwal 1440 / 17 November 2018

Timnas U23

Inilah Alasan Van der Maarel dan Lilipaly Tolak Panggilan Timnas

Senin 24 Jan 2011 18:56 WIB

Red: Didi Purwadi

Mark van der Maarel

Mark van der Maarel

Foto: deweekkrant.nl

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA - Iman Arif, deputi bidang teknik Badan Tim Nasional (BTN), pernah mengatakan bahwa Mark van der Maarel dan Stefano Lilipaly akan mengikuti seleksi timnas U23 Indonesia seusai menjalani pemusatan latihan bersama FC Utrecht di Portugal. Namun, kedua pemain keturunan Indonesia itu faktanya tidak pernah datang untuk memenuhi panggilan seleksi timnas.

Usut punya usut ternyata keduanya tidak datang karena lebih mementingkan FC Utrecht daripada memperkuat timnas Indonesia. Seperti dikutip situs Radio Nederland Wereldomroep, keduanya memiliki peluang besar untuk memperkuat skuat FC Utrecht di Eredivise Belanda. Mereka tidak ingin kehilangan peluang tersebut gara-gara membela timnas Garuda.

Van der Maarel merupakan defender cerdik yang mulai dibutuhkan di lini pertahanan kanan tim utama FC Utrecht. Kepada Radio Nederland Wereldomroep, pemain kelahiran Arnhem pada 12 Agustus 1989 itu mengatakan tidak tertarik memperkuat timnas Indonesia. Walaupun ibunya lahir di Indonesia, tapi dia saat ini fokus penuh pada FC Utrecht.

Van der Maarel mengaku sudah sering dihubungi berbagai kalangan dari Indonesia dan jawabannya tidak pernah berubah. "Sering saya menerima SMS dan juga pesan di inbox Facebook tentang timnas ini. Awalnya saya jawab, tapi lama-lama tidak saya tanggapi. Saya cuekin aja," ujar Mark van der Maarel.

 

Kepada Radio Nederland Wereldomroep, Van der Maarel mengaku saat ini tidak tertarik memperkuat timnas Indonesia. Apalagi, dia menyadari paspor Belandanya bisa hangus jika memilih memperkuat skuat Merah Putih karena Indonesia tidak menganut paham dwi-kewarganegaraan.

Lilipaly juga tidak bisa memenuhi undangan PSSI untuk seleksi timnas U-23. Meski sempat berpikir serius untuk memenuhi panggilan tersebut, namun perkembangan terbaru di FC Utrecht membuatnya mengurungkan niatnya ke Indonesia. "Paling tidak untuk sekarang ini," tulisnya di pesan singkat ke Radio Nederland Wereldomroep.

Gelandang kelahiran 10 Januari 1990 itu tidak mengira akan terpilih menjadi salah satu dari empat pemain tim junior FC Utrecht yang dibawa ke Portugal mengikuti berbagai laga lawan klub-klub Eropa. Padahal, Lilipaly baru saja pulih dari cedera jari kaki.

''Saya sementara ini akan konsentrasi dulu masuk tim utama FC Utrecht. Saya pasti akan memperkuat timnas Indonesia, tapi tidak dalam waktu dekat," ujar Lilipaly yang karakter permainannya mirip Andres Iniesta.

Sumber : rnw.nl
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES