Monday, 15 Safar 1441 / 14 October 2019

Monday, 15 Safar 1441 / 14 October 2019

Alex Rins Menang Dramatis di Silverstone

Ahad 25 Aug 2019 20:39 WIB

Rep: Reja Irfa Widodo/ Red: Andri Saubani

Pembalap Suzuki Alex Rins menjadi juara MotoGP di Sirkuit Silverstone, Inggris, Ahad (25/8).

Pembalap Suzuki Alex Rins menjadi juara MotoGP di Sirkuit Silverstone, Inggris, Ahad (25/8).

Foto: AP Photo/Rui Vieira
Alex Rins berhasil menyalip Marc Marquez di tikungan terakhir.

REPUBLIKA.CO.ID, SILVERSTONE -- Pembalap Suzuki Ecstar, Alex Rins, sukses menjadi yang tercepat di sesi balapan pada seri ke-12 MotoGP musim ini, tepatnya di GP Inggris, Ahad (25/8) malam WIB. Kemenangan pebalap berusia 23 tahun itu pun diraih dengan begitu dramatis, lewat manuver di tikungan terakhir guna melewati pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, yang memimpin lomba sejak awal balapan.

Bahkan, Rins hanya unggul 0,013 detik dari Marquez, yang akhirnya harus puas finis di peringkat kedua. Sedangkan, podium ketiga ditempati pebalap Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales. Secara keseluruhan, Rins mencatatkan waktu 40 menit 12 detik saat melahap 20 lap sesi balapan di Sirkuit Silverston.

Ini menjadi keberhasilan Rins menempati podium tertinggi, sekaligus menjadi podium ketiga pebalap asal Spanyol itu pada pentas MotoGP musim ini. Start dari posisi keempat, Rins memang mampu langsung merangsek ke peringkat ketiga. Pada lap kedelapan, Rins bahkan mampu melewati pebalap Monster Yamaha, Valentino Rossi, yang berada di posisi kedua.

Sejak saat itu, Rins pun terus menempel dan menjaga jarak dengan Marquez, yang mengawali lomba dari posisi terdepan, melakukan start yang sempurna dan terus memimpin balapan sejak awal lomba. Pada lap kesembilan, Rins sebenarnya sempat mengambil alih posisi terdepan pada tikungan ketujuh. Namun, Marquez berhasil mengambil alih posisi terdepan, terutama saat memasuki trek-trek lurus.

Meski begitu, Rins tidak menyerah untuk terus bersaing dengan Marquez dalam perebutan posisi terdepan. Persaingan dua pebalap itu pun tidak bisa diimbangi Vinales, yang sempat mencatatkan selisih waktu mencapai 1,2 detik pada pertengahan lomba. Di sepanjang balapan, Rins, yang terlihat unggul di sejumlah tikungan berusaha mencari celah untuk bisa melewati Marquez, termasuk saat melakoni dua lap terakhir.

Kesempatan itu akhirnya datang buat Rins, tepatnya pada tikungan terakhir. Setelah berhasil melewati Marquez, yang sedikit melebar, Rins langsung tancap gas dan akhirnya melewati garis finish di posisi pertama. Rins pun mengakui, di dua lap terakhir, dirinya memang terus berusaha untuk mencari celah untuk melewati Marquez.

''Benar-benar luar biasa. Di dua lap terakhir, saya kira bisa terus menempel dia (Marquez). Akhirnya, semuanya bisa terbuka pada tikungan terakhir. Itu benar-benar luar biasa, akhirnya saya bisa lebih cepat dari dia, dan saya melaukannya,'' ujar Rins seperti dikutip Crash.

Dengan kemenangan ini, Rins pun merangsek ke peringkat ketiga klasemen sementara pebalap, dengan raihan 149 poin, mengantogi selisih 101 poin dari Marquez, yang masih kokoh di puncak klasemen sementara pebalap. Sementara buat Marquez, ini merupakan kegagalan kedua meraih podium dalam dua seri terakhir. Sebelumnya, Marquez gagal bersaing dengan pebalap Ducati, Andrea Dovizioso, di GP Austria, akhir pekan lalu.

Marquez mengungkapkan, mengakui di dua lap terakhir di GP Inggris, kondisi bannya sudah hampir habis. Selain itu, Marquez juga mengakui sempat melakukan kesalahan di tikungan terakhir. Kondisi inilah yang bisa dimanfaatkan oleh Rins.

"Kalah di tikungan terakhir memang mengeceakan. Di tikungan terakhir, saya kehilangan kendali ban depan dan akhirnya menahan gas. Kondisi itu membuat dia melewati saya. Tapi, tidak apa-apa, karena target besar kami adalah di papan klasemen. Kami datang di sini dengan keunggulan 58 poin, tapi sekarang kami sudah unggul 78 angka," kata juara bertahan MotoGP tersebut.

Kendati finis di posisi kedua di GP Inggris, Marquez memang berhasil melebarkan jarak di papan klasemen sementara. Pebalap berjuluk The Baby Alien itu unggul 78 poin dari peringkat kedua, Andrea Dovizioso. Kondisi ini tidak terlepas dari nasib sial yang dialami Dovizioso, yang gagal meraih poin di GP Inggris lantaran mengalami kecelakaan di tikungan pertama pada lap pertama balapan.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA