Wednesday, 12 Rabiul Akhir 1440 / 19 December 2018

Wednesday, 12 Rabiul Akhir 1440 / 19 December 2018

Pelatih Ganda Putra Fokus Tingkatkan Pertahanan Marcus

Kamis 06 Dec 2018 22:21 WIB

Red: Endro Yuwanto

Pasangan ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo

Pasangan ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo

Foto: Humas PBSI
Marcus seringkali jadi sasaran serangan pemain-pemain Cina ketika saling berhadapan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelatih sektor ganda putra Pelatnas Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Herry Iman Pierngadi meningkatkan latihan pertahanan Marcus Fernaldi Gideon menjelang turnamen World Tour Final 2018 di Guangzhou, Cina, pada 12-16 Desember 2018. Marcus seringkali jadi sasaran serangan pemain-pemain Cina ketika saling berhadapan.

"Marcus fokus pada peningkatan kualitas pertahanan," kata Herry dalam keterangan tertulis PBSI, Kamis (6/12).

Pelatih yang akrab disapa Herry IP itu mengatakan, peningkatan sisi pertahanan Marcus sudah tampak hingga pada sesi latihan Kamis pagi. "Kami sudah evaluasi itu. Progres sisi pertahananya sudah banyak meningkat," katanya.

Marcus yang berpasangan dengan Kevin Sanjaya Sukamuljo akan menjadi tumpuan Indonesia untuk menyabet gelar juara World Tour Final 2018 pada nomor ganda putra. Pasangan yang akrab disapa Minions itu telah menjalani program latihan selama dua pekan.

Juara turnamen Super Series Finals 2017 itu masih menyimpan catatan kekalahan dua kali beruntun dari pasangan putra Cina Han Chengkai/Zhou Haodong yaitu pada turnamen China Terbuka 2018 dan Prancis Terbuka 2018.

"Kekalahan mereka dari pasangan muda Cina itu dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti hakim servis ketika dalam turnamen Cina Terbuka 2018. Keputusan hakim servis itu mengganggu konsentrasi permainan Kevin/Marcus. Kami sudah berdisuksi dengan mereka jika kembali terjadi keputusan seperti itu dan apa yang perlu dilakukan," kata Herry.

Faktor psikologis pasangan muda Han/Zhou, menurut Herry, juga menentukan pertandingan ketika berhadapan dengan Minions. "Jika Han/Zhou kalah itu biasa. Kalau menang, tentunya itu jadi kejutan sehingga mereka bermain tanpa beban. Peringkat Han/Zhou itu jauh di bawah Kevin/Marcus," katanya.

Indonesia mengirim enam wakil dalam turnamen World Tour Finals 2018. Para pebulu tangkis itu adalah Anthony Sinisuka Ginting dan Tommy Sugiarto pada nomor tunggal putra; Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon dan ganda senior Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan pada nomor ganda putra; Greysia Polii/Apriyani Rahayu pada nomor ganda putri; dan Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja pada nomor ganda campuran.

Tim Indonesia akan bertolak ke Guangzhou pada Ahad (9/12). Sedangkan jadwal pengundian World Tour Finals 2018 akan berlangsung pada 10 Desember 2018 pukul 10.15 waktu Guangzhou.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA