Wednesday, 12 Rabiul Akhir 1440 / 19 December 2018

Wednesday, 12 Rabiul Akhir 1440 / 19 December 2018

Pertamina Eco Run 2018 Targetkan 7.500 Pelari

Sabtu 17 Nov 2018 12:17 WIB

Rep: fitriyanto/ Red: Dwi Murdaningsih

Adiatma Sardjito, VP Corporate Communication PT.Pertamina (tengah berkaos putih) saat jumpa pers Pertamina Eco Run 2018, Jumat (16/11) di Jakarta.

Adiatma Sardjito, VP Corporate Communication PT.Pertamina (tengah berkaos putih) saat jumpa pers Pertamina Eco Run 2018, Jumat (16/11) di Jakarta.

Foto: Republika/Fitriyan Zamzami
Sebagian uang pendaftaran nantinya akan disumbangkan untuk konservasi gajah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-- Lomba lari Pertamina Eco Run 2018 yang akan digelar 9 Desember 2018 di Q-Big BSD City, Tangerang Selatan menargetkan 7.500 pelari. Pada gelaran yang ke-5 ini panitia menyediakan total hadiah 150 juta rupiah.

Adiatma Sardjito, VP corporate Communication Pertamina Jumat (16/11) menjelaskan Pertamina Eco Run 2018 mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap hidup sehat.

"Tahun ini peserta yang ikut 6.775 pelari. Tahun ini target kita 7.500 pelari. Ada sesuatu yang berbeda tahun ini yakni kita siapkan kategori baru Fun Run 1,5 Km dengan nama Pertamina Dex Kiss Run untuk anak usia 6-12 tahun," kata dia.

Ajang yang pertama kali digelar tahun 2014 ini, juga akan diikuti pelari dari warga negara asing dari berbagai negara. Yang sudah menyatakan ikut adalah dari Afrika Selatan, Kenya, Jepang, Thailand, Inggris, Argentina, Arab Saudi.

Adiatma menambahkan sebagian uang pendaftaran nantinya akan disumbangkan untuk konservasi gajah di Sumatera Utara dan Elang Bondol di Kepulauan Seribu Jakarta.

"Kita targetkan uang pendaftaran satu milyar rupiah, sebagian untuk hadiah. Dan sebagian lagi untuk membantu yayasan lingkungan hidup konservasi Gajah dan Elang Bondol," kata dia,

Tahun lalu dana yang disumbangkan sebanyak Rp 460 juta. "Kita akan ajak komunitas pelari saat penyerahan bantuan untuk yayasan lingkungan hidup nantinya," kata Adiatma.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA