Senin, 6 Safar 1440 / 15 Oktober 2018

Senin, 6 Safar 1440 / 15 Oktober 2018

Tunggal Putri Tembus Final Para Bulu Tangkis

Kamis 11 Okt 2018 19:26 WIB

Rep: Fitriyanto/ Red: Israr Itah

Logo Asian Para Games 2018

Logo Asian Para Games 2018

Foto: Wikipedia
Leani tanpa kesulitan meraih kemenangan dari rekan sesama pelatnas NPC.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Atlet para bulu tangkis Indonesia Leani Ratri Oktila yang turun di nomor tunggal putri kategori SL4 berhasil menembus final Asian Para Games 2018. Leani melangkah ke partai puncak setelah memenangi 'perang saudara' melawan Khalimatus Sadiyah, Kamis (11/10).

Bertanding di Istora Senayan, Jakarta, Leani tanpa kesulitan meraih kemenangan dari rekan sesama pelatnas NPC (Komite Paralimpiade Nasional). Ia meraih kemenangan dua gim langsung 21-7 dan 21-8 dari Khalimatus.

Leani yang menjadi unggulan pertama akan bertemu Hefang Cheng di final, Jumat (12/10). Laga ini menjadi final ideal karena wakil Cina tersebut merupakan unggulan kedua, dan melaju ke final usai mengalahkan rekan senegaranya Ma Huihui 21-9 dan 21-11.

Namun, manajer para bulu tangkis Indonesia Sapta Kunta Purnama menilai persaingan di tunggal putri masih merata. Baik Leani dan Hefang dinilainya memiliki kualitas permainan yang sama kuat.

"Peluangnya di final masih 50-50 karena keduanya punya kelebihan masing-masing," kata Sapta saat ditemui di Istora Senayan, Jakarta.

Unggulan pertama Indonesia di tunggal putra, Ukun Rukaendi juga meraih kemenangan hari ini. Ia mengalahkan wakil Korea Selatan Joo Dong-jae 21-10 dan 21-16 demi mengamankan tiket semifinal kategori LS3.

Pebulu tangkis 48 tahun itu selanjutnya akan menghadapi Manoj Sarkar asal India. Manoj melaju ke semifinal setelah mengalahkan wakil Indonesia lainnya Maman Nurjaman dengan pertarungan tiga gim 19-21, 21-17, 21-18.

"Ukun peluangnya masih 50-50 juga, karena lawan-lawannya yang masuk semifinal juga kualitasnya sama. Tapi yang ini yang lawan di semifinal termasuk yang tidak disenangi Ukun karakter permainannya," terang Sapta. 

Berbeda dengan nomor tunggal, menurut Sapta peluang juara di ganda campuran cukup besar. Meski wakil Indonesia Hikmat Ramdhani/Khalimatus Sadiyah (kategori SL3-SU5) baru menapaki semifinal usai menumbangkan pasangan Thailand Chok Uthailuk Watcharapon/Henpraiwan Darunee dengan 21-18 dan 21-6.

"Mereka ini baru ketemu dua-duanya di semifinal. Tapi peluang di ganda campuran peluangnya cukup tinggi (untuk meraih juara)," kata Sapta.

 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Peluru Nyasar ke Gedung DPR

Senin , 15 Okt 2018, 20:21 WIB