Tuesday, 14 Safar 1440 / 23 October 2018

Tuesday, 14 Safar 1440 / 23 October 2018

Menpora Janji Perjuangkan Harapan Atlet Disabilitas

Kamis 11 Oct 2018 17:03 WIB

Red: Endro Yuwanto

Menpora, Imam Nahrawi.

Menpora, Imam Nahrawi.

Foto: Republika TV/Havid Al Vizki
Para atlet ini sebagian besar terbentur usia untuk menjadi pegawai negeri sipil.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi berjanji akan memperjuangkan harapan para atlet disabilitas peraih medali di Asian Para Games 2018. Para atlet ini sebagian besar terbentur usia untuk menjadi pegawai negeri sipil (PNS).

"Tetap kami akan perjuangkan nanti, tapi kalau sudah aturan, undang-undang kita harus laksanakan. Cuma, harus ada solusinya nanti," kata Imam usai meninjau arena catur di GOR Cempaka Putih Jakarta, Kamis (11/10).

Namun Imam memastikan, bonus yang didapat atlet disabilitas berprestasi di Asian Para Games 2018 akan sama dengan atlet Asian Games 2018. "Besaran bonus tanggung jawab saya langsung. Kami berikan sama seperti Asian Games," jelasnya.

Menurut Imam, janji agar atlet diangkat sebagai PNS merupakan kewenangan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi serta bonus rumah dari Kementerian PU dan Perumahan Rakyat.

Sebelumnya, Imam sempat berbincang-bincang dengan sejumlah atlet catur Asian Para Games 2018 dan menyemangati mereka yang telah menyumbangkan enam medali emas, tiga perak, dan tiga perunggu. Kesempatan tersebut tidak disia-siakan para atlet untuk mempertanyakan bonus mereka.

Atlet catur kelas PI (daksa) Simanja Nasip Farta sebelumnya mengharapkan adanya kebijakan pemerintah bagi mereka yang berprestasi tapi sudah berusia di atas 35 tahun. Kecil kemungkinan bagi mereka untuk menjadi PNS seperti yang dijanjikan karena batas usia yang ditetapkan adalah 35 tahun.  "Harapan kami adalah perhatian pemerintah bagi kami yang sudah berusia di atas 35 tahun ini," ujar Simanja.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Deklarasi Emak-Emak Jawa Timur

Senin , 22 Oct 2018, 21:10 WIB