Saturday, 8 Zulqaidah 1439 / 21 July 2018

Saturday, 8 Zulqaidah 1439 / 21 July 2018

Putuskan Pensiun, Pedrosa Berlinang Air Mata

Jumat 13 July 2018 11:11 WIB

Rep: Mutia Ramadhani/ Red: Hazliansyah

Dani Pedrosa

Dani Pedrosa

Foto: EPA-EFE/FAZRY ISMAIL
Dani Pedrosa secara resmi mengumumkan pensiun dari MotoGP

REPUBLIKA.CO.ID, SACHSENRING -- Pembalap Repsol Honda, Dani Pedrosa secara resmi mengumumkan keputusan akhirnya untuk pensiun dari kejuaraan dunia MotoGP mulai 2019. Awalnya pembalap Spanyol itu membuka konferensi pers dengan menyunggingkan senyum ramah khasnya.

Namun ketika seisi ruangan bertepuk tangan merayakan kariernya selama 13 tahun  terakhir, mata Pedrosa berkaca-kaca hingga akhirnya berlinang air mata.

"Terima kasih. Saya senang banyak momen dalam karier saya yang begitu berkesan. Saat-saat penting tentu saja di mana saya mulai balapan di Jarama. Waktu itu saya masih kecil. Saya tak menyangkan bisa berdiri berhadapan dengan lawan-lawan hebat di sini. Saya merasa luar biasa bisa sampai di tahap ini," kata Pedrosa, dilansir dari Speedweek, Jumat (13/7).

Awak media pun mempertanyakan keputusan Pedrosa menolak tawaran Yamaha untuk bergabung. Pembalap Spanyol itu mengatakan dia sudah memikirkan keputusan pensiun ini sejak lama.

"Tawaran Yamaha tentu saja peluang besar, namun ini semua menyangkut hati saya. Saya jujur dengan diri saya sendiri, itulah keputusan saya," ujar Pedrosa.

Ia tidak menampik sempat memikirkan tawaran Yamaha dengan baik. Sebab saat kesempatan seperti itu datang, ia tidak mau mengambil keputusan terburu-buru.

"Namun, setelah saya pertimbangkan berbagai opsi, pada akhirnya keputusan saya tetap sama (pensiun)," katanya.

Bos Dorna, Carmelo Ezpelata memuji keputusan Pedrosa. Dia salah satu saksi yang melihat semangat Pedrosa kecil memasuki dunia balap di Jarama.

"Dia menjalani tahun-tahun luar biasa bersama kami. Sikapnya adalah teladan bagi semua orang di dunia olah raga ini. Karena itulah, saya bersama Presiden FIM dan Presiden IRTA menjadikannya pahlawan. Kami akan menobatkannya sebagai legenda MotoGP di Valencia. Saya pikir ini hanya penghargaan kecil untuk hal-hal besar yang telah dilakukannya bagi kejuaraan dunia ini," kata Ezpelata.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA