Thursday, 18 Rajab 1444 / 09 February 2023

Slank Isi Video Musik Asian Games

Rabu 27 Jun 2018 18:18 WIB

Rep: Fitriyanto/ Red: Didi Purwadi

Grup musik Slank

Grup musik Slank

Foto: ROL/Havid Al Vizki
Slank dan Dipha Barus juga menampilkan tarian 'Asian Dance'.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (INASGOC) merilis video musik keempat yang dinyanyikan oleh grup band ternama Slank dan DJ yang sedang naik daun, Dipha Barus. Video musik yang berdurasi 3 menit ini sudah dapat disaksikan di youtube dan akan disiarkan juga melalui stasiun televisi.

Ketua Inasgoc, Erick Thohir, mengatakan video ini merupakan video musik keempat yang diluncurkan oleh Panitia Pelaksana Asian Games 2018. Sebelumya telah diluncurkan video musik berjudul Bright as the Sun, Janger Persahabatan dan Unbeatable.

"video musik merupakan salah satu upaya kami dalam membuat masyarakat Indonesia demam Asian Games 2018,'' kata Erick. ''Saya yakin masyarakat akan menyukainya.''

Video musik ini mengambil latar di Stadion Utama dan Aquatik, Gelora Bung Karno, Jakarta yang merupakan tempat pelaksanaan Asian Games 2018. Video yang menampilkan perenang indah ini memiliki nuansa pop modern dengan dominan warna biru muda dan merah.

Dalam video ini, Slank dan Dipha Barus juga menampilkan tarian "Asian Dance" yang unik, menarik namun sederhana agar masyarakat dapat dengan mudah mengikutinya. Slank memakai wardrobe sporty karena memang lagu yang dinyanyikan adalah official song untuk Asian Games 2018.  

Sementara, Slank mengatakan bahwa tema perdamaian dalam lagu ini diambil untuk mengajak masyarakat bersatu mendukung perhelatan olahraga akbar yang akan diadakan Agustus depan dan mengesampingkan berbagai perbedaan. “Asian Games itu acara olahraga yang penuh sportifitas serta menyatukan bangsa-bangsa di seluruh Asia,"  ujar Bimbim penuh semangat.

Semangat persatuan dan perdamaian yang ada di video ini memang ingin dibawa oleh Slank agar masyarakat Indonesia tetap bersatu meskipun berbeda-beda. “Makanya kami bikin lagunya Asian Dance, karena biasanya kan dengan menari dapat melupakan semuanya," tutup Bimbim.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA