Minggu, 8 Zulhijjah 1439 / 19 Agustus 2018

Minggu, 8 Zulhijjah 1439 / 19 Agustus 2018

PBSI Yakin Indonesia Terbuka Berlangsung Aman

Senin 14 Mei 2018 19:01 WIB

Red: Israr Itah

Ketua Umum PP PBSI Wiranto

Ketua Umum PP PBSI Wiranto

Foto: Republika/Iman Firmansyah
Keamanan yang terdiri atas kepolisian dan TNI sudah diperintahkan untuk waspada.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengurus Pusat (PP) Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) meyakini turnamen bulu tangkis Indonesia Terbuka 2018 yang akan dihelat di Jakarta, 3 - 8 Juli, berlangsung aman. Ketua Umum PP PBSI Wiranto mengatakan, terkait dengan event ini, pihak keamanan yang terdiri atas kepolisian dan TNI sudah diperintahkan untuk waspada dan mengamankan keadaan menyusul teror yang terjadi di Jawa Timur dalam dua hari ini.

"Event ini juga akan mendapatkan kemanan utama karena merupakan perhelatan tingkat dunia sehingga jangan sampai teroris mengganggu event yang sudah disiapkan," kata Wiranto selepas konferensi pers turnamen Indonesia Terbuka 2018 di Jakarta, Senin (14/5).

Menurut Wiranto yang juga menteri koordinator bidang politik, hukum dan keamanan, Indonesia harus bersatu dan jangan sampai kalah oleh serangan teroris yang mengganggu kehidupan berbangsa, termasuk olahraga. Ia berharap masyarakat juga waspada dan membantu aparat keamanan bekerja secara optimal.

"Sebab, ini merupakan musuh bersama yang harus kita lawan sekuat tenaga, jangan sampai kalah oleh teroris," kata Wiranto.

Ketua panitia pelaksana turnamen bulu tangkis Indonesia Terbuka 2018 Achmad Budiharto menyatakan, pihaknya meyakini kemanan saat perhelatan akan terjamin. Sebab setiap kali PBSI menggelar turnamen, mereka sudah memiliki suatu standar operasional (SOP).

"Bagaimana kami mengatur masalah keamanan. Dan itu pasti kami bekerja sama dengan petugas aparat. Kami sangat yakin meski kondisinya berbeda, tapi aparat Polri dan TNI sudah terlatih dengan kondisi ini sehingga kami sangat percaya event ini bisa berjalan dengan lancar dan selamat," kata Budiharto yang juga merupakan Sekretaris Jenderal PBSI tersebut.

Indonesia Terbuka 2018 ini juga dipastikan menjadi kompetisi perorangan tepok bulu dengan hadiah yang terbesar untuk tahun ini dengan hadiah total 1,25 juta dolar AS atau sekitar Rp17,5 miliar. Angka ini mengalahkan hadiah dua turnamen level Super 1.000 lainnya yakni All England (1 juta dolar AS) dan Cina Terbuka (1 juta dolar AS). 

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES