Wednesday, 23 Rabiul Awwal 1441 / 20 November 2019

Wednesday, 23 Rabiul Awwal 1441 / 20 November 2019

Satria Muda Juara IBL, Youbel: Saya Ingin Tidur Nyenyak

Ahad 22 Apr 2018 22:12 WIB

Red: Israr Itah

Pemain Tim basket Satria Muda Pertamina merayakan kemenangan setelah berhasil mengalaahkan Tim Pelita Jaya pada laga ketiga final IBL di GOR Soemantri Brodjonegoro, Jakarta, Ahad (22/4).

Pemain Tim basket Satria Muda Pertamina merayakan kemenangan setelah berhasil mengalaahkan Tim Pelita Jaya pada laga ketiga final IBL di GOR Soemantri Brodjonegoro, Jakarta, Ahad (22/4).

Foto: Republika/Prayogi
SM Pertamina mengalahkan Pelita Jaya 2-1 setelah menang 69-64 pada gim ketiga final.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelatih Satria Muda Pertamina Youbel Sondakh mengaku lega berhasil membawa timnya meraih gelar juara Indonesian Basketball League (IBL) Pertalite 2017/2018. SM Pertamina mengalahkan Pelita Jaya (PJ) Basketball 2-1 setelah menang 69-64 pada gim ketiga final di Hall A Basket Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro (GMSB), Kuningan, Jakarta, Ahad (22/4).

"Sekarang saya mau pulang dan ingin tidur nyenyak. Tahun lalu, saya sempat berbulan-bulan tak nyenyak tidur setelah SM kalah di final lawan PJ," kata Youbel seusai laga saat ditanya komentarnya tentang revans timnya atas PJ.

Tahun lalu, SM Pertamina harus merasakan pahitnya kalah pada partai puncak setelah takluk dari Pelita Jaya 1-2. Pada gim ketiga yang berlangsung di markas mereka, Britama Arena, 7 April 2017, SM menyerah 62-72. Kali ini, giliran SM melakukan hal serupa, mengalahkan PJ dan berpesta juara di markas lawannya.

Youbel mengaku tak pernah memikirkan persoalan balas dendam kekalahan musim. "Yang saya pikirkan hanya cara agar tim ini juara supaya saya bisa tidur nyenyak," ujarnya.

Youbel mengaku pekerjaannya relatif mudah. Ia merasa mendapatkan berkah dari Tuhan menangani tim yang solid seperti SM Pertamina. Selain manajemen yang terbangun rapi selama bertahun-tahun, SM Pertamina dihuni para pemain dengan kemampuan dan mental yang sudah teruji.

"Setelah kalah pada pertandingan kedua, saya hanya perlu membangkitkan motivasi mereka saja dan mereka buktikan kali ini," kata dia.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA