Tuesday, 3 Zulhijjah 1439 / 14 August 2018

Tuesday, 3 Zulhijjah 1439 / 14 August 2018

Manajer Honda Sentil Rossi Soal Trek Sulit

Rabu 11 April 2018 11:19 WIB

Rep: Santi Sopia/ Red: Endro Yuwanto

Insiden Rossi dengan Marquez saat MotoGP Argentina

Insiden Rossi dengan Marquez saat MotoGP Argentina

Foto: istimewa/Motorsport.com
Ban depan Marc terkunci, tapi sayangnya ia menyentuh ban Valentino Rossi.

REPUBLIKA.CO.ID, ARGENTINA -- Manajer tim Honda Alberto Puig sedikit menyentil Valentino Rossi. Sebagai pembalap berpengalaman, kata dia, Rossi tentu seyogianya sudah tahu ketika balapan menghadapi trek yang sulit.

Pernyataan manajer yang juga mantan pembalap Honda itu menyusul reaksi Rossi yang menolak permintaan maaf pembalap Honda Repsol, Marc Marquez atas insiden di GP Argentina. Menurut Puig, insiden yang membuat Rossi terjatuh itu hal biasa dalam balapan.

"Valentino adalah pengendara yang sangat berpengalaman dan tahu bahwa hal-hal tertentu terjadi di balapan, terutama ketika ada kondisi trek yang sulit. Kami sangat prihatin atas apa yang terjadi tetapi, di sisi lain, kami tidak menganggap pengendara kami di luar kendali," ujar Puig dilansir GPOne, Rabu (11/4).

Di tikungan saat terjadinya insiden, Puig menjelaskan, trek dalam keadaan licin. Dari rekaman video juga, menurut Puig, jelas terlihat ada deretan air di sepanjang garis lomba. Ban depan Marc terkunci, tapi sayangnya ia menyentuh Valentino Rossi yang kemudian membuat rivalnya jatuh. "Kami sangat prihatin atas apa yang terjadi tetapi itu adalah insiden balapan," ucapnya.

Puig juga menyatakan upaya Marquez yang hendak minta maaf dengan mendatangi paddock Yamaha usai balapan di GP Argentina adalah inisiatif Marquez sendiri. Marquez mengajak dirinya dan karyawan Honda lainnya, Alzamora ke garasi Rossi.

"Saya dapat mengerti Yamaha dan Valentino marah, tetapi hal-hal ini terjadi pada kita semua. Kami pergi bersama Marque meminta maaf dan mereka meminta kami pergi, saya dapat memahami reaksi mereka. Kami tak bisa berbuat lebih banyak untuk saat ini, saya hanya berharap mereka memahami dan menerima permintaan maaf kami untuk sesuatu yang kami yakin, bukan disebabkan kesalahan pengendara, tetapi itu menyebabkan kecelakaan Valentino," katanya menjelaskan.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES