Monday, 30 Sya'ban 1442 / 12 April 2021

Monday, 30 Sya'ban 1442 / 12 April 2021

Lady Gaga, si 'Mother Monster' yang Terlahir Kontroversial (2)

Jumat 18 May 2012 13:05 WIB

Red: Yudha Manggala P Putra

Lady Gaga

Lady Gaga

Foto: soulbeats.com

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Stefani Joanne Angelina Germanotta atau biasa dipanggil Lady Gaga lahir ke panggung hiburan dunia sebagai sosok kontroversial. Penampilannya yang selalu sensasional dan sedikit 'nyeleneh' di luar maupun di atas panggung menuai banyak pro kontra di jagat hiburan. 

Selain gaya berbusananya yang "nyentrik", Gaga juga tidak segan-segan tampil seronok di sejumlah video klip lagunya. Seperti di lagu "Paparazzi, Gaga berani melakukan adegan intim di awal klip dan berdandan dengan pakaian minim menempel di badan.

Gaga juga pernah membuat geram para pecinta hewan karena menggunakan daging mentah sebagai bahan untuk menghiasi tubuhnya, dari ujung kepala hingga alas kaki. Dia mengenakan gaun daging mentah itu untuk pertama kalinya saat acara MTV Video Music Awards 2010.

Tak berhenti dalam hal berpakaian, Lady Gaga juga menjadi sorotan karena sejumlah lagu yang dinyanyikannya dianggap sarat akan unsur pemujaan setan. Mengambil contoh lagu Judas, yang terangkum dalam album Born This Way.

Judas mendapat kritik keras dari kalangan umat Kristiani karena syairnya menyakiti kepercayaan mereka. Syair itu berbunyi: "Jesus is my virtue. And Judas is the demon I cling to".

Gelombang protes pada Lady Gaga makin menyeruak saat dia menggelar tur konser dunianya ke sejumlah kawasan Asia.

Anda mungkin masih ingat aneka berita hangat pada April lalu. Salah satunya, berita tentang pelantun Poker Face ini menggelar konsernya di Seoul Olympic Stadium, Korea Selatan, 27 April silam. Demikian dilaporkan kantor berita Cina, Xinhua.

Di negeri ginseng ini, gelombang protes datang dari umat Kristiani sejak ketibaan Lady Gaga di Korsel pada 20 April. Sebuah persekutuan gereja Kisten dan sejumlah organisasi sipil secara berkala melakukan protes. Mereka menilai, Lady Gaga membawa dampak buruk dengan pernyataan terbukanya yang mendukung homoseksualitas dan pornografi dengan istilah 'kebebasan berekspresi'.

Namun meski menuai kontra dari sejumlah kelompok agama, masih ada juga yang memuji sosok Gaga. 

"Sebagai umat Kristen, di satu sisi saya tersinggung dengan lirik lagu itu. Namun di sisi lain, Gaga punya kecerdasan yang tinggi dan berani menambil risiko. Pada prinsipnya, semua dosa akan ditanggung oleh masing-masing manusia. Jadi saya tidak masalah," kata Eva Tobing, salah seorang penggemar Lady Gaga.

sumber : Antara, Xinhua
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA