Friday, 21 Sya'ban 1440 / 26 April 2019

Friday, 21 Sya'ban 1440 / 26 April 2019

Novel 'Negeri 5 Menara' Edisi Inggris Diluncurkan

Selasa 04 Oct 2011 20:50 WIB

Red: Djibril Muhammad

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG - Setelah sukses menjadi buku terlaris, novel 'Negeri 5 Menara' karya Ahmad Fuadi diterjemahkan ke Bahasa Inggris dan akan diluncurkan pada Ubud Writers and Readers Festival (UWRF) di Ubud, Bali, 6 Oktober 2011.

Menurut Ahmad Fuadi melalui siaran pers yang diterima ANTARA di Padang, Selasa (4/10), novel yang dalam edisi Bahasa Inggris berjudul 'The Land of Five Towers' itu digarap oleh seorang penerjemah berpengalaman, Angie Kilbane.

"Saya berharap edisi Bahasa Inggris ini dibaca oleh banyak bangsa lain, sehingga Indonesia dengan keragaman budaya dan mayoritas Islamnya yang damai bisa dipahami dengan lebih baik," kata dia.

Novel trilogi yang diinspirasi oleh kisah nyata tersebut bercerita tentang perjuangan enam anak dari berbagai daerah di Indonesia untuk menggapai impian mereka, menuntut ilmu di berbagai belahan dunia.

Persahabatan yang kuat, pendidikan yang inspiratif dan impian yang menjadi nyata adalah kekuatan dari novel ini, katanya. Selain itu, novel ini mengenalkan 'mantra' yang kuat, yaitu 'Man Jadda Wajada', siapa yang bersungguh-sungguh akan berhasil.

Saat ini, kata dia, novel Negeri 5 Menara telah beredar lebih dari 200.000 eksemplar dalam waktu dua tahun. Sekuelnya, Ranah 3 Warna, yang terbit Januari 2011 saat ini telah dicetak 95.000 eksemplar, sementara buku ketiga masih dalam proses penulisan dan akan terbit tahun depan.

Negeri 5 Menara saat ini juga sedang diangkat ke layar lebar. Proses syuting selama 40 hari sudah berlangsung di empat lokasi berbeda yaitu London, Inggris, Danau Maninjau, Sumatra Barat, Pondok Modern Gontor, dan Bandung. Direncanakan film yang melibatkan ribuan figuran ini akan ditayangkan di bioskop pada awal 2012, katanya.

Dikatakannya, novel Negeri 5 Menara juga merupakan buku 'mega best seller' bagi penerbit Gramedia Pustaka Utama. Ia menyebutkan dalam waktu kurang dari dua tahun, buku ini telah dicetak 12 kali dengan jumlah oplah lebih dari 200.000 eksemplar.

Dikatakan Fuadi, jumlah ini merupakan rekor baru buku lokal yang diterbitkan Gramedia Pustaka Utama. Negeri 5 Menara adalah buku lokal paling banyak dicetak sepanjang 37 tahun usia penerbit ini, kata dia.

Hak penerbitan Negeri 5 Menara dan Ranah 3 Warna juga telah dibeli oleh PTS Litera, sebuah penerbit terpandang di Malaysia. Saat ini edisi bahasa Melayu dari kedua novel ini mencatat penjualan yang sangat baik di Malaysia.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA