Rabu, 4 Zulhijjah 1439 / 15 Agustus 2018

Rabu, 4 Zulhijjah 1439 / 15 Agustus 2018

Di Balik Pembuatan Aransemen Lagu "Wudhu" Versi J-Rocks

Selasa 23 Januari 2018 19:31 WIB

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Hazliansyah

Personil grup band beraliran Japanese pop/rock, J-Rocks membawakan hits andalannya pada konser

Personil grup band beraliran Japanese pop/rock, J-Rocks membawakan hits andalannya pada konser

Foto: Antara
Awalnya "Wudhu" dibuat dalam tempo lambat

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Lagu "Wudhu" versi J-Rocks resmi dirilis pada Selasa (23/1). Klip video tembang religi yang dipopulerkan Bimbo pada 1991 silam itu juga dapat disimak di laman berbagi video YouTube.

J-Rocks membutuhkan beberapa bulan sejak pembicaraan konsep sampai perampungan rekaman lagu. Band yang terdiri dari Iman Taufik Rachman (vokal dan gitar), Sony Ismail Robayani (gitar), Swara Wimayoga (bass), dan Anton Rudi Kelces (drum) itu membuat dua jenis aransemen.

Awalnya "Wudhu" dibuat dalam tempo lambat karena khawatir menghilangkan sisi sakral lagu. Namun, Reborn Studios yang menggagas produksi ulang lagu bersama label Aquarius Musikindo menyarankan agar J-Rocks tetap menyesuaikan lagu dengan identitas rock Jepang mereka.

"Kami berusaha semaksimal mungkin membuat makna lagu ini tetap tersampaikan, dengan aransemen yang bisa menggapai penikmat musik generasi muda zaman sekarang," kata Iman, vokalis J-Rocks.

Musisi 35 tahun itu menyampaikan, J-Rocks telah meminta persetujuan dari pencipta lagu, Jaka Bimbo, sebelum perilisan lagu. Setelah diperdengarkan, Jaka setuju dan berkomentar bahwa aransemen baru dari J-Rocks asyik didengar.

"Wudhu" versi J-Rocks menjadi sangat nge-rock, memuat tambahan lirik yang ditulis sendiri oleh Iman serta dinyanyikan dengan teknik rap. Iman menyebutkan, ada sejumlah rapper yang menjadi referensinya antara lain Eminem, Iwa K, dan Snoop Dogg.

Menurut J-Rocks, bukan mereka yang memilih lagu "Wudhu" tetapi tembang tersebut yang memilih mereka. Meski lagu "Wudhu" asli milik Bimbo sangat terkenal, mereka tidak menganggapnya sebagai beban tetapi justru menjadi lahan ibadah.

"Ini cara Allah agar kami sama-sama saling mengoreksi dan mengingatkan diri, juga buat teman-teman lain di luar sana. Kami selalu berusaha berbuat baik, menjadi orang baik, menyampaikan pesan baik ke semuanya," tutur Iman.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES