Thursday, 9 Safar 1440 / 18 October 2018

Thursday, 9 Safar 1440 / 18 October 2018

Film Lagi-Lagi Ateng Kenang Komedian Ateng-Iskak

Jumat 12 Oct 2018 12:28 WIB

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Indira Rezkisari

Para pemain film Lagi-Lagi Ateng.

Para pemain film Lagi-Lagi Ateng.

Foto: Republika/Shelbi Asrianti
Film Lagi-Lagi Ateng akan tayang awal 2019.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Nama pelawak Ateng pasti tak asing di telinga penggemar komedi Indonesia. Pria bernama lengkap Andreas Leo Ateng Suripto itu mengocok perut masyarakat Indonesia sejak era 1960-an. Dia tergabung dalam grup Kwartet Jaya bersama Eddy Sud, Iskak, dan Bing Slamet.

Pria yang tutup usia pada 2003 itu memiliki banyak judul film komedi yang laris pada masanya. Beberapa film yang dia bintangi bersama Iskak antara lain Ateng Minta Kawin, Ateng Kaya Mendadak, dan Ateng The Godfather.

Kini, film berjudul Lagi-Lagi Ateng diproduksi untuk menghidupkan kenangan akan duo komedian legendaris itu. Film merupakan kolaborasi dari rumah produksi 13 Entertainment, bekerja sama dengan Dirgahayu Productions dan Ideosource Entertainment.

"Film ini adalah persembahan untuk keluarga Indonesia, menghidupkan memori mengenai sosok Ateng dan Iskak yang telah membuat kita banyak belajar. Semoga bisa membawa nilai positif dan menghibur," kata Manoj K Samtani, produser film dari 13 Entertainment.

Sinema yang akan tayang pada awal 2019 ini menampilkan Augie Fantinus sebagai Ateng, Soleh Solihun sebagai Iskak, serta pemeran lain yaitu Julie Estelle, Surya Saputra, dan Unique Priscilla. Sineas Monty Tiwa menjadi sutradara sekaligus penulis skenario.

Anup D Mirchandani dari Dirgahayu Productions selaku koproduser mengatakan, film Lagi-Lagi Ateng akan menjadi momen nostalgia bagi penggemar duo pelawak itu. Sekaligus, memperkenalkan sosok Ateng dan Iskak kepada penonton dari kalangan generasi langgas.

Dengan pertimbangan itu, tim produksi tidak melakukan penggarapan ulang terhadap film terdahulu. Sosok Ateng dan Iskak dihadirkan lagi pada layar lewat dua pemeran baru, dengan ciri khas sama tetapi dikemas dalam cerita modern sesuai perkembangan zaman.

"Ini menjadi tantangan tersendiri. Filmnya bukan remake, bukan reborn, tetapi konsep baru drama komedi yang mengingatkan betapa pentingnya sebuah keluarga," ujar Anup.

 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA