Saturday, 12 Muharram 1440 / 22 September 2018

Saturday, 12 Muharram 1440 / 22 September 2018

Peppermint, Sajikan Aksi Laga Penuh Dendam

Jumat 14 September 2018 10:42 WIB

Red: Ani Nursalikah

Jeff Harlan (kiri) dan Jennifer Garner beradegan dalam film Peppermint.

Jeff Harlan (kiri) dan Jennifer Garner beradegan dalam film Peppermint.

Foto: Tony Rivetti/STXfilms via AP
Penonton disuguhi adegan pertarungan tangan kosong yang cepat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Lima tahun lalu Riley North (Jennifer Garner) memiliki kehidupan keluarga yang sempurna. Sayangnya pada suatu malam semua itu hilang, suami dan anak kesayangannya dibantai secara brutal oleh kartel narkoba. Dirinya pun mengalami koma akibat tertembak di bagian kepala.

Riley berupaya mencari keadilan lewat pengadilan untuk menuntut para pelakunya, namun apa daya pengaruh kartel yang sangat kuat membuat institusi hukum terlihat loyo dan tak mampu berbuat apa-apa. Walhasil Riley pun kemudian berniat menuntut keadilan dengan caranya sendiri.

Setelah sekian lama dirinya mengasingkan diri di luar negeri, sekarang saatnya balas dendam. Peppermint merupakan film laga terbaru yang dipenuhi aksi-aksi laga penuh ketegangan dan berdarah-darah selama satu jam 42 menit.

Plot dalam film ini sangat sederhana dan lemah untuk menggambarkan pedihnya perasaan seorang ibu yang kehilangan keluarganya. Namun, hal ini tidak membuat Peppermint menjadi kehilangan tenaga.

Performa Jennifer Garner dalam film patut mendapat pujian. Mantan istri Ben Affleck tersebut berhasil memainkan dua sisi Riley North yang kontradiktif, yakni seorang ibu penyayang yang polos sekaligus wanita petarung penuh dendam.

Pilar lainnya yang berhasil menjadikan Peppermint sebagai film laga non-setop adalah sutradara Taken Pierre Morel yang menghadirkan aksi duel tangan kosong dan baku tembak brutal sepanjang film. Morel kembali menyajikan adegan laga dengan tempo cepat yang menjadi ciri khasnya saat mengarahkan Liam Neeson dalam Taken, namun kali ini dalam Peppermint semua itu dilakukan oleh seorang wanita biasa.

Derasnya hujan peluru dan adegan pertarungan tangan kosong yang sangat cepat berhasil membuat penonton terus terpaku pada layar, tak peduli sebrutal apa adegannya. Sedikit saja Anda tidak fokus maka lewatlah aksi laga mengagumkan dalam Peppermint ini.

Banyaknya adegan-adegan brutal yang bertebaran dalam film ini, membuat Peppermint mendapatkan rating 17 tahun ke atas dari Lembaga Sensor Film sehingga tidak layak disaksikan anak-anak. Kalau Anda penyuka film-film laga seperti Taken atau The Raid maka Peppermint yang dibintangi Jennifer Garner, John Gallagher Jr dan John Ortiz ini tidak boleh dilewatkan begitu saja. Film ini akan menyapa para moviegoers penyuka aksi laga di bioskop Indonesia pada pekan depan.  

 

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES