Monday, 4 Syawwal 1439 / 18 June 2018

Monday, 4 Syawwal 1439 / 18 June 2018

Lupita Nyong'o Bersikap Kritis Sejak SMA

Selasa 22 May 2018 13:44 WIB

Rep: Christiyaningsih/ Red: Yudha Manggala P Putra

Lupita Nyong'o

Lupita Nyong'o

Foto: AP
Lupita pernah membela hak teman-temanya untuk menggunakan make up di sekolah.

REPUBLIKA.CO.ID, LOS ANGELES -- Lupita Nyong'o sudah bersikap kritis sejak SMA. Aktris peraih Oscar tersebut mengaku pernah membela hak teman-teman perempuan SMA-nya agar bisa memakai make-up di sekolah.

Dalam sebuah wawancara yang dikutip Independent, Nyong'o mengisahkan ia masuk sekolah SMA yang didominasi murid lelaki. Namun kala itu ada satu aturan yang mengusik benaknya. Di sekolahnya, murid-murid perempuan dilarang menggunakan make-up. Karena tidak terima dengan aturan tersebut, Nyong'o pun memulai sebuah petisi.

Menurutnya larangan memakai make-up bagi para siswi merupakan bentuk pengekangan. "Aku pergi ke sekolah yang mayoritas muridnya laki-laki dengan hanya dua kelas terdapat murid perempuan. Ada 700 murid laki-laki dan hanya segelintir murid perempuan di sana. Pada satu titik, ada aturan yang melarang para siswi memakai make up ke sekolah. Aku marah dan merasa aturan tersebut mengekang perempuan. Oleh karenanya aku memulai petisi," tutur wanita yang ikut berakting dalam Black Panther tersebut kepada InStyle.

Sebenarnya Nyong'o bukanlah orang yang gemar memakai riasan wajah. Namun setelah sering mengobrol dengan sesama siswi, ia merasa aturan tersebut tidak adil.

"Aku berkata pada diriku sendiri 'Lihat, jika perempuan ingin memakai make-up ke sekolah agar lebih percaya diri di lingkungan di mana ia menjadi minoritas, kenapa tidak? Memakai make up tidak berpengaruh terhadap kemampuannya belajar dan menyerap informasi di kelas'," demikian ia mengisahkan kilas baliknya di bangku SMA di Nairobi.

Kini setelah nama Lupita Nyong'o dikenal sebagai aktris dan feminis, ia mengaku mulai mencintai make-up. Lupita bahkan mencatatkan sejarah sebagai duta kosmetik berkulit hitam pertama yang ditunjuk oleh brand kosmetik Lancome pada 2014. Dalam kampanyenya, Nyong'o mengusung kecantikan dan keindahan rambut yang natural.

Akan tetapi ia menganggap make-up bukanlah sesuatu yang dipakai untuk membuat dirinya lebih cantik namun sebagai aksesori.

"Aku dengan bangga mempersembahkan pandangan baru terhadap kecantikan wanita dan ide bahwa kecantikan tidak seharusnya didikte. Namun kecantikan seharusnya menjadi ekspresi kebebasan wanita untuk menjadi dirinya sendiri," ungkap Nyong'o kepada Time.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES