Selasa, 23 Safar 1441 / 22 Oktober 2019

Selasa, 23 Safar 1441 / 22 Oktober 2019

Kriteria Bimbim Slank dalam Memilih Wakil Rakyat

Rabu 17 Apr 2019 13:37 WIB

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Reiny Dwinanda

Bimbim Slank usai mencoblos di TPS 31 Kelurahan Duren Tiga, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (17/4).

Bimbim Slank usai mencoblos di TPS 31 Kelurahan Duren Tiga, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (17/4).

Foto: Republika/Shelbi Asrianti
Bimbim tak kesulitan memilih capres, namun bingung saat mencoblos caleg.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penabuh drum Slank, Bimbim, rampung menggunakan hak suaranya dalam Pemilu 2019. Bersama orang tua, istri, dan putri sulungnya, Bimbim mencoblos di TPS 031, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (17/4).

Mengomentari gelaran pemilu yang pertama kali menyelenggarakan pipres berbarengan dengan pileg, Bimbim mengaku agak kesusahan mencari seluruh rekam jejak para calon legislatif. Sebetulnya, ia ingin memilih calon anggota legislatif dari kalangan generasi muda.

"Kalau presiden sudah aman, yang bingung DPRD sama DPD, ada yang kenal tapi sudah tua, tapi akhirnya kalau DPR sama DPRD pilih yang partainya dukung presiden (pilihan) kami," kata Bimbim.

Hal utama yang dianggap penting oleh Bimbim adalah sang calon tidak pernah terjerat kasus korupsi atau pelanggaran lain. Sementara, dalam sejumlah kesempatan, Slank menyatakan dukungan untuk pasangan calon Presiden/Wakil Presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Deklarasi politik Slank disebut Bimbim dengan istilah "turun gunung". Usai Pemilu, dia dan Slank kembali "naik gunung" untuk kembali berkarya lewat musik sambil mencermati calon pemimpin lain.

Slank ingin mendukung orang yang benar-benar dikenal dan dianggap mampu mengemban amanah. Apabila ada orang biasa-biasa saja tapi lawannya mengkhawatirkan, tidak menutup kemungkinan mereka kembali turun gunung.

Meski begitu, Bimbim bersama empat rekannya di Slank tidak berminat terjun ke politik. Musisi 52 tahun bernama lengkap Bimo Setiawan Almachzumi itu tetap ingin Slank berada di jalurnya.

"Kebahagiaan kami main band. Kami sudah berpolitik lewat lirik lagu, itu sudah lebih kuat dari partai politik manapun," ucap ayah tiga anak tersebut.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA