Kamis, 9 Safar 1440 / 18 Oktober 2018

Kamis, 9 Safar 1440 / 18 Oktober 2018

Tips Berbelanja Online ala Agni Pratistha

Jumat 12 Okt 2018 05:00 WIB

Rep: Rossi Handayani / Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Tips aman belanja online

Tips aman belanja online

Foto: republika/mardiah
Selain ulasan, barang yang sampai secara memuaskan juga jadi pertimbangan berbelanja

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Aktris, Agni Pratistha kerap berbelanja online untuk kebutuhan dirinya dan keluarga. Saat ini banyak market place yang ditawarkan di Indonesia, para penjualnya pun semakin menjamur.

Agni memiliki beberapa tips saat akan mulai berbelanja di toko online. Pertama, biasanya Agni melihat toko online yang sudah ada ulasannya dari para pembeli yang sudah berbelanja di toko tersebut, sehingga ini bisa memberikan kepercayaan pada Agni.

"Saya kalau berbelanja online mencari produk melihat tokonya, kadang ada foto produk yang background-nya serem gitu. Jadi kalau bisa cari yang ada Official Store-nya," kata Agni dalam acara 'Digital Mom and Baby Shopper Profile in Indonesia' dari ecommerceIQ di Jakarta, Kamis (11/10).

Kemudian jika ia baru pertama kali beli di salah satu toko online, biasanya Agni mencoba berbelanja dalam jumlah yang sedikit. Saat barangnya sudah tiba, dan dengan kondisi yang memuaskan, maka ia akan berbelanja dalam jumlah banyak untuk kedua kalinya.

"Saya juga punya grup chat yang isinya ngasih tahu kalau lagi ada sale. Sejauh ini saya sih tidak pernah menemukan produk yang tidak cocok," ujar Agni.

Berdasarkan riset dari ecommerceIQ terhadap 1.144 perempuan di Indonesia, sebanyak 66 persen dari para konsumen Indonesia berbelanja produk kategori Ibu dan Anak online karena sisi kepraktisan ecommerce, yaitu kenyamanan dan variasi merek. Konsumsi waktu yang lebih sedikit, dan kenyamanan dianggap sebagai faktor pendorong utama oleh para responden. 

Adapun 45 persen perempuan Indonesia memilih Shopee Indonesia sebagai destinasi online utama untuk pembelanjaan ecommerce. Lazada hadir di nomor dua dengan 34 persen, dan Tokopedia, serta media sosial lainnya berada pada angka tujuh persen dan lima persen. 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA