Saturday, 7 Zulhijjah 1439 / 18 August 2018

Saturday, 7 Zulhijjah 1439 / 18 August 2018

Tolak Sejumlah Parpol, Kirana Pilih PDIP

Rabu 01 August 2018 11:28 WIB

Red: Agung Sasongko

Kirana Larasati

Kirana Larasati

Foto: Istimewa
Kirana akan bertarung di Dapil Jabar I (Kota Bandung dan Kota Cimahi).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Aktris Kirana Larasati memilih mencalonkan diri sebagai anggota DPR lewat PDI Perjuangan. Kirana mengaku telah menolak sejumlah tawaran parpol.

“Sebenernya ada partai lain menawarkan ke saya. Tapi saya merasa, partai itu tidak sesuai dengan diri saya. Saya tolak, beberapa minggu kemudian datanglah PDI Perjuangan,” kata Kirana di sela-sela Pembekalan Bacaleg Nusantara di kantor DPP PDI Perjuangan, Jakpus, dalam siaran persnya, Rabu (1/8).

Di Pemilu Legislatif 2019, Kirana akan bertarung di Dapil Jabar I (Kota Bandung dan  Kota Cimahi). Akteis yang melambung lewat sinetron ‘Azizah’ ini memilih nyaleg lewat PDI Perjuangan karena menurutnya partai ini telah mencetak sejumlah pemimpin berkualitas.

“Saya pikir partai ini sudah mencetak pemimpin bangsa yang sudah terbukti, seperti Jokowi, Ganjar Pranowo, Djarot, Risma. Juga sewaktu Ahok-Djarot berjuang, PDI Perjuangan juga tak pernah meninggalkan mereka,” ujarnya.

“Saya merasa saya ada di partai ini, karena sesuai dengan diri saya,” ujar Kirana yang juga dikenal sebagai desainer yang kerap memasukkan unsur-unsur nasionalisme dan patriotik ini.

Kirana mengakui sebenarnya sudah tertarik dengan politik sejak kecil. Namun, dia baru sekarang merasa terpanggil karena momen yang pas.

“Sejak kecil saya ini selalu care dan punya perhatian khusus sama negara dan saya tidak malu mengatakan untuk berjiwa nasionalis,” ujar Kirana yang tampil cantik dengan blazer merah dan pin PDI Perjuangan.

Ditanya kenapa momen Pileg 2019 dianggap pas, Kirana mengatakan, “Karena umur sudah pas.”  “Enggak kemudaan dan enggak terlalu ketuaan juga,” kata Kirana yang berusia 30 tahun ini.

Jika lolos ke Senayan nanti, Kirana ingin duduk di Komisi VIII (Agama-Sosial-Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak) atau Komisi I (Pertahanan-Luar Negeri-Komunikasi dan Informatika-Intelijen).

“Alasannya Komisi VIII tertarik dengan isu perempuan dan anak. Kalau alter-ego saya tertarik dengan pertahanan dan keamanan negara. Memang ini alter-ego sudah lama sekali,” ujarnya.

Jika terpilih nantinya, Kirana berjanji akan fokus untuk menjadi wakil rakyat. Bahkan, dia rela meninggalkan dunia hiburan yang sudah membesarkannya. “Karena saya fokus di politik. Saya sudah dipilih rakyat, dapat amanah dan digaji dari rakyat,” ujarnya.

Kirana pun siap untuk meninggalkan dunia entertaiment. “Ya nanti dunia entertain juga ngerti kok. Kalau masalah besar nama kan bisa di mana-mana, tapi yang dicari kan bukan itu, yang dicari apa yang bisa dilakukan bagi masyarakat,” ujarnya.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

REPUBLIKA TV

Brigjen Mohammad Iqbal

Sabtu , 18 August 2018, 10:39 WIB