Saturday, 7 Zulhijjah 1439 / 18 August 2018

Saturday, 7 Zulhijjah 1439 / 18 August 2018

Chris Pratt Tulis Surat Terbuka Agar Gunn Kembali

Rabu 01 August 2018 07:06 WIB

Rep: Dwina Agustin/ Red: Indira Rezkisari

Chris Pratt

Chris Pratt

Foto: EPA
Chris berharap James Gunn bisa kembali mengarahkan Guardians of the Galaxy.

REPUBLIKA.CO.ID, LOS ANGELES -- Chris Pratt dan teman-temannya sesama bintang Guardians of the Galaxy telah merilis surat terbuka. Tulisan yang disebar melalui akun media sosial itu menunjukkan dukungan kepada sutradara yang telah dipecat Disney, James Gunn.

"Meskipun saya tidak mendukung lelucon James Gunn yang tidak pantas dari tahun-tahun yang lalu, dia adalah pria yang baik," kata Pratt di Instagram. Keterangan itu dilampiri sebuah surat yang ditandatangani bersama oleh para pemain. Para pemeran mereferensikan petisi Change.org yang meminta agar Gunn kembali memimpin kelompok penjaga di luar angkasa itu.

"Saya secara pribadi ingin melihatnya kembali sebagai sutradara Volume 3. Jika Anda berkenan, bacalah pernyataan berikut yang ditandatangani oleh seluruh pemain kami," kata pemeran Star-Lord itu, dikutip dari Hollywood Reporter.

Sejauh ini, petisi tersebut telah menarik lebih dari 330 ribu tanda tangan setelah pemecatan Gunn oleh Disney pada 20 Juli. Keputusan menghebohkan itu terjadi setelah kicauan ofensif yang dilontarkan Gunn muncul kembali.

Baca juga: Pemecatan Gunn Buat Sutradara Star Wars Hapus Cicitannya

"Kami sepenuhnya mendukung James Gunn. Kami semua dikejutkan dengan pemecatannya yang tiba-tiba minggu lalu dan telah dengan sengaja menunggu sepuluh hari ini untuk menanggapi agar berpikir, berdoa, mendengarkan, dan berdiskusi," tulis surat itu, yang ditandatangani oleh Pratt, Bradley Cooper, Zoe Saldana, Vin Diesel, Dave Bautista, Karen Gillan, Michael Rooker, Sean Gunn, dan Pom Klementieff.

Surat itu pun menyatakan, kalau mereka mendapatkan dorongan dari banyak pengemar yang ingin Gunn kembali mengarahkan Guardians of the Galaxy Vol 3. Mereka berharap publik tidak mudah tertipu dengan teori konspirasi yang bergulir.

"Ada sedikit proses hukum di pengadilan opini publik. James kemungkinan bukan orang baik terakhir yang akan diadili. Mengingat semakin besarnya perpecahan politik di negara ini, dapat dikatakan kejadian seperti ini akan terus berlanjut, meskipun kami berharap Amerika dari seluruh spektrum politik dapat meringankan dalam pembunuhan karakter dan menghentikan mentalitas pengejar massa," lanjut surat itu.

Saat mengumumkan pemecatan Gunn, Bos Walt Disney Studios Alan Horn mengatakan alasannya. "Sikap dan pernyataan ofensif yang ditemukan pada kicauan Twitter James tidak dapat dipertahankan dan tidak konsisten dengan nilai-nilai studio kami, dan kami telah memutuskan hubungan bisnis kami dengan dia."

Meskipun Disney dan Marvel Studios belum menetapkan tanggal rilis resmi untuk Guardians of the Galaxy Vol. 3, film telah bersiap-siap untuk syuting di Atlanta musim gugur ini. Gunn pun sedang mengerjakan naskah dan diperkirakan film itu akan rilis pada tahun 2020.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

REPUBLIKA TV

Brigjen Mohammad Iqbal

Sabtu , 18 August 2018, 10:39 WIB