Saturday, 7 Zulhijjah 1439 / 18 August 2018

Saturday, 7 Zulhijjah 1439 / 18 August 2018

Cornelia Agatha Belajar Masak Kerak Telur dari Youtube

Selasa 17 July 2018 08:51 WIB

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Indira Rezkisari

Cornelia Agatha

Cornelia Agatha

Foto: Republika/Shelbi Asrianti
Cornelia menggemari banyak masakan khas Betawi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Aktris Cornelia Agatha dikenal karena perannya sebagai Sarah dalam sinetron Betawi Si Doel Anak Sekolahan. Dalam kehidupan sehari-hari pun, dia sangat menyenangi segala hal tentang kebudayaan Betawi, terutama kulinernya.

"Menurut saya kuliner Betawi nggak ada matinya. Hampir semua saya suka, mulai dari asinan, kerak telor, gabus pucung, sampai semur jengkol," ujar Cornelia.

Perempuan 45 tahun kelahiran Bogor itu memiliki beberapa warung langganan di bilangan Jakarta Selatan. Tidak hanya membeli di luar, dia pun sering membuatnya sendiri di rumah karena memasak adalah salah satu hobinya.

Cornelia mengatakan, proses memasak kuliner Betawi yang terkesan gampang sebenarnya cukup rumit dan membutuhkan keterampilan khusus. Dia mencontohkan kerak telor yang sering dia buat karena anaknya sangat menyukai penganan tersebut.

Pemain teater itu beberapa kali gagal saat mencoba membuatnya. Dia belajar dengan melihat langsung penjual kerak telor dan menyimak tutorial di YouTube. Cara memasak dengan alat khusus disebutnya membutuhkan konsentrasi tersendiri.

"Harus benar-benar serius, makanan yang kelihatan sederhana tapi sebenarnya susah. Saya coba terus sampai akhirnya bisa," ungkap perempuan yang tengah merampungkan studi di jurusan hukum Universitas Kristen Indonesia itu.

Karenanya, Cornelia sangat mengapresiasi kerja sama antara Shangri-La Hotel dengan film layar lebar Si Doel The Movie yang menghadirkan menu khas Betawi. Selama periode 22 Juli hingga 19 Agustus 2018, buffet restoran Satoo di Shangri-La Hotel menyajikan banyak menu khas Betawi.

 

 

 

 

 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

REPUBLIKA TV

Brigjen Mohammad Iqbal

Sabtu , 18 August 2018, 10:39 WIB