Monday, 3 Zulqaidah 1439 / 16 July 2018

Monday, 3 Zulqaidah 1439 / 16 July 2018

Idul Fitri, Angelina Jolie Kunjungi Irak

Ahad 17 June 2018 17:59 WIB

Rep: Christiyaningsih/ Red: Endro Yuwanto

Angelina Jolie

Angelina Jolie

Foto: AP
Ia mengaku sangat menyedihkan ada orang yang harus menanggung beban berat.

REPUBLIKA.CO.ID, MOSUL -- Angelina Jolie melaksanakan kembali tugasnya sebagai duta Badan Perserikatan Bangsa–Bangsa (PBB) untuk Urusan Pengungsi (UNHCR) dengan mengunjungi Mosul, Irak. Pada Sabtu (16/6) atau bertepatan dengan hari kedua Idul Fitri, Jolie menyambangi kota terbesar kedua di Irak itu.

Kedatangan aktris Hollywood itu adalah yang pertama setelah Mosul dibebaskan dari pendudukan ISIS yang berlangsung selama tiga tahun. Saat di Mosul, wanita berusia 43 tahun tersebut bertemu dengan ayah yang memiliki tiga anak. Dua di antara anaknya adalah perempuan.

Dalam foto eksklusif yang diperoleh People, anak-anak perempuan itu dengan bangga memamerkan sekolahnya kepada Jolie. "Anak gadis yang saya temui berbicara tentang tahun-tahun ketika tidak bisa sekolah dan melihat orang-orang dibunuh. Mereka sangat takut untuk keluar rumah," kata Jolie saat berbicara di depan reruntuhan masjid Al-Nuri.

Mantan istri aktor Brad Pitt itu mengaku sangat menyedihkan jika ada orang-orang yang harus menanggung beban berat. "Bagaimanapun juga mereka berusaha membangun kembali kehidupannya."

Konflik yang terjadi di Irak ikut menghancurkan Mosul. Ribuan orang menjadi target serangan dalam bentuk pengeboman maupun penembakan. UNHCR menyatakan, kehancuran Mosul sebagai perang kota terbesar dan terlama sejak Perang Dunia II.

Melihat kondisi Mosul, Jolie menekankan pentingnya perhatian dan pembangunan kembali demi memastikan warga di kota ini tidak terlupakan. Laporan UNHCR mengungkapkan, sedikitnya 40 ribu rumah perlu direnovasi atau dibangun kembali. Lebih dari dua juta orang telah berpindah dan 3,8 juta tercatat harus dikembalikan.

"Ini adalah penghancuran terburuk yang pernah saya lihat selama bekerja bertahun-tahun dengan UNHCR. Orang-orang di sini kehilangan segalanya. Rumahnya rusak dan tidak punya obat-obatan untuk mereka. Banyak orang tidak punya akses air bersih," jelas Jolie.

Jolie menyadari banyak yang telah dikorbankan demi membebaskan Mosul. Oleh karena itu, ia berharap komunitas internasional tidak melupakan Mosul dan tetap memberikan perhatian.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES