Monday, 4 Syawwal 1439 / 18 June 2018

Monday, 4 Syawwal 1439 / 18 June 2018

Aplikasi Pencari Rezeki, Buku Motivasi Terbaru Mizan

Sabtu 24 February 2018 16:14 WIB

Rep: Inas Widyanuratikah/ Red: Gita Amanda

Peluncuran dan bedah buku Aplikasi Pencari Rezeki, karya Wusda Hetsa dan Achi TM, di Mula Galeria, Cilandak, Jakarta Selatan. Sabtu (24/2).

Peluncuran dan bedah buku Aplikasi Pencari Rezeki, karya Wusda Hetsa dan Achi TM, di Mula Galeria, Cilandak, Jakarta Selatan. Sabtu (24/2).

Foto: Inas Widyanuratikah/REPUBLIKA
Buku ini memberi semangat anak muda supaya memiliki jiwa pejuang.

REPUBLIKA.CO.ID, Jakarta -- Sebuah buku baru terbitan Mizan berjudul Aplikasi Pencari Rezeki boleh menjadi bahan bacaan ketika sedang membutuhkan inspirasi. Buku karya Wusda Hetsa dan Achi TM ini ditujukan untuk memberi semangat masyarakat muda supaya memiliki jiwa pejuang dan tidak mudah menyerah.

Acara bedah buku sekaligus peluncuran yang berlangsung di Mula Galeria, Cilandak, Jakarta Selatan itu dihadiri langsung oleh kedua penulis. Wusda mengatakan, buku yang ditulisnya merupakan kisah dirinya menjalani jatuh bangun dalam dunia usaha.

"Rezeki itu bukan hanya dalam bentuk yang tetapi memiliki makna yang sangat luas," kata Wusda, saat acara peluncuran bukunya, Sabtu (24/2).

Sementara itu, Achi mengatakan, buku tersebut berisi pemikiran Wusda sejak 2008. Mereka kemudian dipertemukan pada 2014 dan membahas konsep buku tersebut.

"Ini adalah pemikiran beliau (Wusda) sejak 2008 dan kita ketemu tahun 2014, jadi bukan tanpa alasan Allah SWT mempertemukan kita. Tahun 2014 adalah fase di mana saya sedang mengalami titik di bawah banget dalam hal ekonomi, saat itulah Wusda datang mengenalkan konsep rezeki," kata penulis buku best seller, Insya Allah, Sah ini.

Buku ini banyak menggunakan analogi-analogi sehingga mudah untuk dipahami. Dengan demikian, Wusda berharap para pembaca dapat lebih mudah merelasikan dirinya dengan kondisi pada buku dan menjadi lebih terinspirasi.

photo

Bedah buku Aplikasi Pencari Rezeki.

Salah satu contohnya adalah ketika Wusda menganalogikan takdir yang diberikan Allah pada manusia dengan video game. Pemain bola di video game sudah memiliki algoritma tertentu, misalnya berlari atau menendang, yang diciptakan oleh pembuat permainan. Namun, pada akhirnya yang menjalankan permainan tersebut adalah orang yang memainkan permainan itu sendiri.

Demikian pula dengan manusia. Wusda mengatakan, Allah SWT menciptakan manusia pada awalnya dengan segala algoritma seperti pemain bola di video game. Namun bagaimana manusia itu hidup juga ditentukan oleh dirinya sendiri.

Sebanyak 5.000 eksemplar buku Aplikasi Pencari Rezeki diproduksi oleh Mizan. Buku ini memang ditujukan untuk anak muda yang baru saja ingin memulai usaha. Chief Editor Mizan, Beni Ramdani mengatakan buku ini sangat netral dan tidak memandang gender.

"Ini buku bisa dibaca semua gender, mau laki-laki dan perempuan," kata Benni, dalam acara yang sama.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES