Rabu, 4 Zulhijjah 1439 / 15 Agustus 2018

Rabu, 4 Zulhijjah 1439 / 15 Agustus 2018

Perselisihan Kim Cattrall dan Sarah Jessica Parker Berlanjut

Selasa 13 Februari 2018 14:28 WIB

Rep: Desy Susilawati/ Red: Indira Rezkisari

Kim Cattrall

Kim Cattrall

Foto: EPA
Perselisihan keduanya membuat film Sex and the City ketiga gagal diproduksi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pertarungan publik antara mantan bintang Sex and the City Kim Cattrall dan Sarah Jessica Parker masih terus berlangsung. Cattrall mengumumkan kematian saudaranya Christopher di media sosial minggu lalu, mendorong ribuan penggemar dan teman dekat untuk menyampaikan belasungkawa kepada aktris dan keluarganya.

Di antara komentar tersebut ada komentar Parker. "Kim terkasih, cintaku dan belasungkawa kepada Anda dan doaku kepada saudara Anda tercinta."

Tapi Cattrall tidak antusias dengan sikap Parker. Dia kembali menulis di Instagram yang memintanya untuk berhenti mengeksploitasi tragedi yang dihadapinya. "Berhenti mengeksploitasi tragedi kami demi mengembalikan persona 'gadis baik' Anda," tulis Cattrall di Instagram. Dia juga membagikan tautan artikel New York Post yang berisi wawancara Cattrall tentang hubungannya yang tidak baik dengan Parker.

"Ibuku bertanya padaku hari ini 'Kapan Sarah Jessica Parker, orang munafik itu, meninggalkanmu sendirian?' Melanjutkan terus-menerus adalah pengingat yang menyakitkan tentang betapa kejamnya Anda saat itu dan sekarang," tulis Cattrall di Instagram.

"Biarkan saya membuat ini sangat jelas. (Jika saya belum melakukannya). Kamu bukan keluargaku. Kamu bukan teman saya. Jadi saya menulis untuk memberi tahu Anda kapan terakhir kalinya untuk berhenti mengeksploitasi tragedi kami untuk mengembalikan kepribadian Anda sebagai 'gadis baik'."

Cattrall dan Parker konon telah lama berkompetisi untuk mendapat sorotan di acara "Sex and the City". Menurut laporan Post dan sebuah proposal buku, ketegangan antara keduanya dimulai karena Cattrall adalah pencuri adegan. Ibaratnya, kamera selalu lebih duka menuju ke arag Cattrall. Padahal Parker adalah tokoh utama serial tersebut.

Akibatnya Parker dan dua bintang lainnya, Kristin Davis dan Cynthia Nixon marah pada Cattrall. Hingga pernah Cattrall menginap sendirian saat syuting di luar kota, sedang tiga lainnya menyewa satu rumah bersama. Parker dan Cattrall terus bermusuhan dengan sejumlah isu, termasuk dalam beberapa adegan yang cukup intens dalam serial.

Tapi pada intinya permusuhan antara kedua bintang tersebut dilaporkan karena gaji. Gaji Parker dengan cepat naik di acara tersebut termasuk menjadi produser eksekutif. Gajinya konon sempat mencapai 1 juta dolar per episode. Sementara itu, Cattrall hanya menerima jumlah yang jauh dari Parker, yaitu 350 ribu dolar AS.

Setelah berakhirnya serial di HBO, film Sex and the City dibuat tahun 2008. Keuntungannya mencapai 400 juta dolar dari seluruh dunia. Produksinya dikabarkan sempat tertunda karena masalah honor. Pada akhirnya Parker mendapatkan honor main film dua kali lipat dari Cattrall. Parker mendapat 10 juta dolar dan Cattrall lima juta dolar, dilansir dari Fox News.

Cattrall mengatakan tidak pada film ketiga Sex And The City yang dulunya akan diproduksi tahun 2017. Penolakannya memicu kontroversi karena dia dituduh meminta tuntutan yang diduga keterlaluan. Tapi Cattrall dalam sebuah bincang-bincang di Inggris mengatakan dia memang tidak pernah mau membuat film itu. "Saya tidak pernah meminta uang, saya tidak pernah meminta proyek apapun."

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Pentas Seniman Bandung Peduli Lombok

Selasa , 14 Agustus 2018, 23:59 WIB