Monday, 9 Zulhijjah 1439 / 20 August 2018

Monday, 9 Zulhijjah 1439 / 20 August 2018

Jokowi dan Istri Berikan Ulos untuk Kahiyang/Bobby

Sabtu 25 November 2017 12:53 WIB

Red: Yudha Manggala P Putra

Putri Presiden Joko Widodo, Kahiyang Ayu (kedua kanan) bersama suaminya Bobby Afif Nasution memegang Ethes anak Gibran Rakabuming di sela ritual adat

Putri Presiden Joko Widodo, Kahiyang Ayu (kedua kanan) bersama suaminya Bobby Afif Nasution memegang Ethes anak Gibran Rakabuming di sela ritual adat "Mangalo-alo Mora" pada ngunduh mantu resepsi pernikahannya di Medan, Sumatera Utara, Jumat (24/11).

Foto: Septianda Perdana/ANTARA

REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN -- Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Jokowi memberikan ulos kepada putri dan menantunya, Kahiyang Ayu dan Bobby Afif Nasution.

Pemberian ulos tersebut merupakah salah satu prosesi dalam puncak pesta pernikahan Kahiyang dan Bobby di perumahan Bukit Hijau Regency Taman Setia Budi di Kota Medan pada Sabtu (25/11).

Kahiyang dan Bobby sebelumnya sudah melakukan prosesi Iparidion, yaitu "siraman" Kahiyang dan Bobby oleh keluarga mempelai laki-laki. Keduanya dimandikan di replika sungai di depan rumah Bobby, sebelum naik ke pelaminan.

Filosofi dari proses itu adalah menjadi tanda bahwa Bobby dan Kahiyang sudah menjadi suami istri yang disimbolkan dengan raja dan ratu yang mandi di air terjun.

Setelah itu, Bobby dan Kahiyang masuk ke dalam tempat acara dan mendapatkan gelar Sutan Porang Gunung Baringin Naposo untuk Bobby dan Namora Pinayungan Hasayangan untuk Kahiyang.

Presiden dan Ibu Iriana Jokowi selanjutnya menyematkan ulos godang kepada Bobby dan Kahiyang sebagai simbol agar mereka selalu rukun dan damai. Dengan filosofi ulos pada musim kemarau dapat berfungsi untuk memayungi dan pada musim hujan dapat menjadi selimut.

Presiden Jokowi dan Ibu Iriana juga melemparkan beras kuning kepada kedua pengantin sebagai tanda kemakmuran. Setelah itu, kedua pengantin diberikan makan dalam prosesi "Mangupa Tondi dohot Badan" yang berisi nasi, ayam, ikan, dan telur.

Pemberian makan itu dilakukan oleh para tetua raja Siregar sekaligus memberikan nasihat kepada kedua pengantin.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES