Rabu, 13 Rabiul Awwal 1440 / 21 November 2018

Rabu, 13 Rabiul Awwal 1440 / 21 November 2018

Neno Warisman Terpikat Iqra Setelah 15 Tahun Absen di Film

Jumat 16 Des 2016 13:25 WIB

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Andi Nur Aminah

Neno Warisman, setelah vakum 15 tahun bermain film, kini kembali ambil peran di Film Iqro

Neno Warisman, setelah vakum 15 tahun bermain film, kini kembali ambil peran di Film Iqro

Foto: Shelbi Asrianti/Republika

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Setelah absen berakting selama lebih dari 15 tahun, aktris senior Neno Warisman kembali ke dunia perfilman. Ia bermain dalam film Iqro: Petualangan Meraih Bintang yang akan tayang pada 26 Januari 2017 di seluruh Indonesia.

"Selama ini sudah banyak menolak tawaran main film dan stripping di TV, tapi untuk film ini tidak boleh tidak," kata perempuan 52 tahun kelahiran Banyuwangi, Jawa Timur, itu.

Menurut Neno, Iqro begitu istimewa karena genrenya yang merupakan film anak dan keluarga dengan muatan religi. Sinema produksi Salman Film Academy di bawah naungan Masjid Salman Institut Teknologi Bandung itu juga penuh unsur sains dan kepengasuhan.

Pemeran dan penyanyi bernama lengkap Titi Widoretno Warisman itu berperan sebagai Oma, nenek dari tokoh utama Aqila (Aisha Nurra Datau). Neno juga beradu akting dengan Cok Simbara yang didapuk sebagai tokoh Opa, selain sejumlah artis lain seperti Meriam Bellina, Mike Lucock, Didied Kertarajasa, Raihan Khan, dan Adhitya Putri.

Film tersebut berkisah tentang Aqila, gadis cilik yang menggandrungi dunia astronomi namun belum pintar mengaji. Saat berlibur ke rumah kakeknya yang merupakan profesor peneliti astronomi, Aqila sekaligus ditantang untuk bisa mengaji dan mendapat pelajaran berharga bahwa Alquran dapat mengajarinya 'membaca' alam semesta.

Konten cerita itu disebut Neno sebagai pengejawantahan ayat Alquran mengenai penciptaan alam semesta sekaligus menjadi lokomotif yang menunjukkan bahwa Islam identik dengan sains. Menurut ibu tiga anak yang memutuskan berhijab sejak 1991 itu, tokoh Oma dalam film Iqro juga memberikan inspirasi bahwa pengasuhan harus dengan kasih sayang.

"Jangan mendidik anak dengan bentakan. Banyak orang tua kurang kreatif dalam melakukan pengasuhan dan membimbing keagamaan, film ini mengajarkan itu," kata pemeran film Rindu Kami PadaMu besutan Garin Nugroho pada 2004 itu.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES