Sunday, 16 Sya'ban 1440 / 21 April 2019

Sunday, 16 Sya'ban 1440 / 21 April 2019

Masoc Batalkan Penampilan Pakaian Adat di SEA Games

Sabtu 19 Aug 2017 14:57 WIB

Rep: Anggoro Pramudya/ Red: Ratna Puspita

Chief de Mission (CDM) Indonesia Aziz Syamsuddin (kiri) memberikan cinderamata kepada Deputi Menteri Olahraga Malaysia Datuk M Saravanan (ketiga kiri) disaksikan CEO MASOC Datuk Seri Zolkples Embong (kedua kiri), dan Presiden SEA Games XXIX Kuala Lumpur 2017 YAM Tunku Tan Sri Imran Tuanku Jaafar (ketiga kanan) saat upacara penyambutan CDM SEA Games XXIX Kuala Lumpur 2017 di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu (16/8).

Chief de Mission (CDM) Indonesia Aziz Syamsuddin (kiri) memberikan cinderamata kepada Deputi Menteri Olahraga Malaysia Datuk M Saravanan (ketiga kiri) disaksikan CEO MASOC Datuk Seri Zolkples Embong (kedua kiri), dan Presiden SEA Games XXIX Kuala Lumpur 2017 YAM Tunku Tan Sri Imran Tuanku Jaafar (ketiga kanan) saat upacara penyambutan CDM SEA Games XXIX Kuala Lumpur 2017 di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu (16/8).

Foto: Antara/Sigid Kurniawan

REPUBLIKA.CO.ID, KUALA LUMPUR -- Panitia SEA Games (Masoc) membatalkan rencana bagai para kontingen untuj menggunakan pakaian adat pada acara pembukaan event multi cabang yang digelar di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumput, Malaysia, Sabtu (19/8) malam. Melalui Sekertaris Kontingen Indonesia Arysad Ahmad pembatalan tersebut karena kontingen Singapura tidak membawa pakaian adat.

"Dari 11 negara peserta, hanya Singapura yang tidak menyerahkan pakaian adat. Jadi, Masoc terpaksa membatalkan adanya pakaian adat yang ditampilkan dalam defile peserta. Keputusan itu diambil Masoc demi kebersamaan dalam rapat CdM ," ucap Arsyad di Hotel Royale Chulan, Kuala Lumpur, Sabtu (19/8).

Di sisi lain, pihak Masoc meminta kepada seluruh peserta untuk tidak merokok sembarangan karena menerima protes dari pihak hotel. "Masoc meminta seluruh atlet dan ofisial, merokok pada tempat yang disediakan," sambung Arysad.

Sebelumnya, Bendahara Kontingen Indonesia, Rita Widyasari menjelaskan bahwa Indonesia telah menyiapkan dua orang yang mengenakan pakaian adat Kutai Kertanegara untuk tampil pada upacara pembukaan. 

 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA