Sunday, 29 Jumadil Akhir 1441 / 23 February 2020

Sunday, 29 Jumadil Akhir 1441 / 23 February 2020

Danau Cipule, Dulu Bekas Galian Pasir, Kini Obyek Wisata Menarik Bakal Venue Dayung SEA Games

Kamis 10 Nov 2011 15:32 WIB

Rep: Agung Sasongko/ Red: Ajeng Ritzki Pitakasari

Danau Cipule

Danau Cipule

REPUBLIKA.CO.ID, KARAWANG - Terbengkalai. Begitulah kira-kira kondisi danau Cipule beberapa tahun silam. Dahulu, danau buatan ini adalah bekas lokasi galian pasir berada di tepi Sungai Citarum di Desa Mulyasari, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang, Jawa barat.

Untungnya pemerintah Jawa Barat tidak tinggal diam. Pemerintah Jawa Barat menyulap lahan bekas galian yang terbengkalai menjadi lokasi wisata air bagi warga Kabupaten Karawang dan sekitarnya.

Semenjak dipoles ulang, danau ini cukup ramai dikunjungi warga yang hendak menghilangkan rasa penat. Maklum, suasana yang diciptakan danau ini cukup memanjakan mata. Pohon-pohon rindang menghiasi tepi danau. Bahkan ada pulau buatan tengah danau yang juga dipenuhi pepohonan.

Untuk menggapai pulau di tengahnya, pengunjung dapat memanfaatkan perahu eretan yang dimiliki warga. Bila perut keroncongan usai berkeliling, pengunjung dapat menikmati makan siang di warung makanan sederhana yang menyediakan menu ikan emas bakar dan cobek ikan emas yang ditangkap dari jaring terapung di Danau Cipule.

Danau ini memiliki luas sekitar 90 hektar dengan kedalaman air dari dua meter sampai 20 meter tersebut.

Namun, suasana menenangkan itu bakal menghilang sejenak. Pasalnya sejak digunakan uji coba untuk lomba dayung event tingkat Jawa Barat dan Nasional, akhirnya danau Cipule ini dijadikan sebagai pengganti Waduk (bendungan) Jatiluhur, Purwakarta, sebagai arena cabang olah raga dayung Sea Games 2011.

Memang, fasilitas pendukungnya belum sepenuhnya tuntas. Dari pantauan republika.co.id, Kamis (10/11), fasilitas jalan dalam lokasi belum diaspal. Menara start dan finish juga belum selesai. Demikian pula dengan fasilitas MCK.

Namun, masyarakat Karawang dan sekitarnya, bakal terhibur dengan perjuangan kontingen Indonesia dalam perebutan 15 medali emas dalam ajang Kano, Rowing dan Perahu naga. Apalagi pertandingan diprediksi bakal berlangsung seru dan ketat.

Manajer Kompetisi Cabang Dayung SEA GAMES XXVI 2011, Muhammad Assyidiq, menuturkan pihak penyelenggara akan mengratiskan masyarakat untuk menonton secara langsung perjuangan tim dayung Indonesia."Gratis. Silahkan masyarakat untuk datang menyaksikan," kata dia.

Meski demikian, lanjut Assyidiq, ada sejumlah lokasi yang mungkin akan dibatasi aksesnya, terutama gudang penyimpanan perahu, dan tempat atlet mempersiapkan diri."Ya, pengaman perlu lah, agar masyarakat dan atlet merasa nyaman," kata dia.



BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA