Selasa 06 Jun 2023 17:03 WIB

Kisah Lelaki Tua Palestina Berkhidmah Memperbaiki Tulisan Alquran

Pria bernama Hisham Barzeq itu mencari ridho Allah dari menuliskan Alquran.

Rep: Mabruroh/ Red: Erdy Nasrul
Ilustrasi tulisan Alquran yang sudah lama.
Foto: Hsu Mei-wen
Ilustrasi tulisan Alquran yang sudah lama.

REPUBLIKA.CO.ID, YERUSALEM -- Seorang warga Palestina berusia 68 tahun memperbaiki salinan tua Alquran secara sukarela. Dia memperbaiki salinan Alqur’an tersebut setiap hari dengan harapan mencari keridhoan Allah.

Duduk di sebuah ruangan kecil di dalam masjid Gaza, Hisham Barzeq dari Palestina memulai tugasnya setelah dia mengirim beberapa salinan untuk perbaikan dan menghadapi biaya yang signifikan.

Baca Juga

“Itulah mengapa saya mencari cara untuk memperbaikinya sendiri dan saya mulai melakukan ini untuk mendapatkan pahala dari Allah,” katanya dilansir dari About Islam, Selasa (6/6/2023).

Untuk melakukan perbaikan salinan Alquran, dia membutuhkan waktu tiga jam setiap harinya. Namun tidak dijelaskan, berapa kama waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan seluruh salinan Alquran yang rusak itu.

“Saya punya ruangan kecil di dalam masjid untuk memperbaiki Alquran. Kondisinya bagus dan ada listrik serta rak yang memudahkan saya,” kata Barzeq.

Dengan menggunakan lem dan karton, Barzeq mengatakan alat-alat itu disediakan oleh salah satu anggota komunitas masjid yang baik hati.

Alquran merupakan wahyu dari Tuhan, Pencipta alam semesta. Alquran bersumber langsung dari Allah swt.

Alquran diturunkan dalam bahasa Arab namun sudah banyak terjemahan Alqur’an dalam beberapa bahasa.

Untuk menjaga kemurnian Alquran, Allah menjaganya langsung serta melalui hambah-hambahnya para penghafal Alquran, hafidz-hafidzah. 

Bahkan Allah menjanjikan mahkota yang indah kepada para orangtua yang berhasil mendidik putra-putrinya menjadi penghafal Alquran.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement