Rabu 24 May 2023 20:25 WIB

Seorang Wanita Hampiri Tersangka Korupsi di KPK, 'Saya Punya Rekaman Pak, Ini Rekaman Pak'

Linda menghampiri Sekretaris MA Hasbi Hasan ketika hendak diperiksa oleh KPK.

Rep: Flori Sidebang/ Red: Andri Saubani
Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Hasbi Hasan usai menjalani pemeriksaan sebagai tersangka di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (24/5/2023). KPK memutuskan tidak menahan sekretaris MA Hasbi Hasan sebagai tersangka kasus dugaan suap pengurusan perkara setelah menjalani pemeriksaan selama 7 jam. Hasbi ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK dalam kasus dugaan suap pengurusan perkara di lingkungan MA dan dilakukan pencegahan untuk tidak melakukan berpergian ke luar negeri selama 6 bulan mulai dari 9 Mei hingga 9 November 2023.
Foto: Republika/Thoudy Badai
Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Hasbi Hasan usai menjalani pemeriksaan sebagai tersangka di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (24/5/2023). KPK memutuskan tidak menahan sekretaris MA Hasbi Hasan sebagai tersangka kasus dugaan suap pengurusan perkara setelah menjalani pemeriksaan selama 7 jam. Hasbi ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK dalam kasus dugaan suap pengurusan perkara di lingkungan MA dan dilakukan pencegahan untuk tidak melakukan berpergian ke luar negeri selama 6 bulan mulai dari 9 Mei hingga 9 November 2023.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Seorang wanita bernama Linda Susanti sempat menghampiri Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Hasbi Hasan saat hendak masuk ke Gedung Merah Putih KPK. Linda mengaku memiliki rekaman yang diduga terkait dugaan suap penanganan perkara di MA.

"Saya punya rekaman Pak, ini rekaman Pak," kata Linda ke Hasbi, Rabu (24/5/2023).

Baca Juga

Adapun Hasbi menyambangi KPK untuk menjalani pemeriksaan sebagai tersangka dalam kasus tersebut. Ia pun sempat merespons pernyataan yang disampaikan oleh Linda.

Hasbi mengatakan, agar bukti rekaman itu diserahkan ke kuasa hukumnya. "Ke pengacara saya saja," ujar Hasbi singkat sambil memasuki lobi Gedung Merah Putih KPK.

Linda juga sebelumnya pernah mendatangi KPK dan menyerahkan flashdisk berisi rekaman yang ia klaim berkaitan dengan dugaan suap penanganan perkara di MA. Dia pun berharap agar KPK dapat mempelajari informasi maupun data yang ia serahkan tersebut.

"Saya ingin pihak KPK mendengar dulu bukti rekamannya, karena saya tidak mau sekonyong-konyong aku kasih," kata Linda di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Senin (15/5/2023).

Selain Hasbi, KPK juga memanggil eks Komisaris Wika beton, Dadan Tri Yudianto untuk diperiksa sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap penanganan perkara di MA. Keduanya kini tengah dimintai keterangan oleh tim penyidik KPK.

 

photo
Karikatur Suap Hakim - (republika/daan yahya)

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement