Sabtu 20 May 2023 15:57 WIB

Panji Gumilang Ajarkan Salam Yahudi di Ponpes, UAS: Ini Orang Mesti Ditangkap

Hevenu shalom aleichem, hevenu shalom aleichem, itu salam Yahudi bodoh!

Rep: Erik PP/Fergi Nadira B/ Red: Erik Purnama Putra
Ustadz Abdul Somad memberikan tausiyahnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (29/8).
Foto: Republika/Mahmud Muhyidin
Ustadz Abdul Somad memberikan tausiyahnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (29/8).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Video Syekh Panji Gumilang bernyanyi salam Yahudi di depan para santri dan dihadiri eks wakil bupati Indramayu Lucky Hakim viral di berbagai kanal media sosial (medsos). "Hevenu shalom aleichem, hevenu shalom aleichem," kata pendiri Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Zaytun di Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat (Jabar) tersebut.

Video yang mengajarkan salam Yahudi tersebut sempat membuat geger publik Tanah Air. Kabar itu ternyata juga sampai ke telingan Ustaz Abdul Somad (UAS). Dia geram dengan metode pengajaran ponpes yang bukannya mendidik santri mempelajari agama Islam, malah dikenalkan salam Yahudi.

"Jangan memasukkan anak karena bangunannya megah, ternyata aliran sesat," kata UAS saat berpidato di depan ribuan santri di Ponpes As'ad Jambi, Provinsi Jambi, belum lama ini. Tanggapan UAS terkait nyelenehnya ajaran Ponpes Al-Zaytun tersebut juga viral di medsos.

Baca: Lucky Hakim Beri Klarifikasi Terkait Ajakan Salam Yahudi di Ponpes Al-Zaytun

UAS geram bagaimana bisa pendiri Ponpes Al-Zaytun malah menyanyikan salam Yahudi. Hal itu jelas tidak dibenarkan dan menyimpang dari ajaran Islam.

"Bisa pula tuan syekhnya di depan santri di dalam masjid, anak-anak diajarkan lagu, lagunya 'hevenu shalom aleichem, hevenu shalom aleichem'. Itu salam Yahudi bodoh! Udah dapat videonya? Saya sudah dapat. Ini orang mesti ditangkap, antek Yahudi," kata UAS bereaksi keras.

Menurut UAS, Ponpes As'ad Jambi yang sudah berdiri sekitar 50 tahun banyak melahirkan santri berkualitas. Sayangnya, ada pula masyarakat Jambi yang tidak tahu keberadaan ponpes di daerah asalnya, dan malah tertarik mempercayakan anaknya di Ponpes Al-Zaytun.

"Kita ini ahlussunnah wal jamaah, sudah lebih setengah abad, bahkan hampir satu abad kenapa masih saja ada orang yang tak tahu kemana memasukkan anaknya," kata UAS.

Baca: Ridwan Kamil Tunggu Rekomendasi MUI Soal Ponpes Al-Zaytun

Sebelumnya, video viral salam Yahudi diunggah oleh akun Instagram @say.kocak, Ahad (7/5/2023). Dalam unggahan video tersebut Panji Gumilang mengajak santri dan tamu undangan untuk mengucapkan salam yang identik untuk umat Yahudi, selain ucapan salam umat Islam.

"Saya mengajak saudara-saudara untuk mengucapkan salam yang tidak Assalamualaikum saja, sambil kita bernyanyi, saya kira yang hadir walaupun tidak pandai, tapi bisa bernyanyi. Kita ucapkan kepada sahabat kita 'havenu shalom aleichem' dalam bentuk bernyanyi. Silakan berdiri, karena ini satu Suro," ujar Panji seperti dikutip Republika.co.id di Jakarta pada Selasa (9/5/2023).

Dalam video tersebut terekam, Lucky Hakim hadir dan terlihat bingung. Semua tamu undangan, termasuk Lucky dan santri kemudian berdiri untuk mengikuti Panji. "Muka wabupnya seperti tertekan. Sepertinya kaget," kata keterangan pada unggahan @say.kocak.

Baca: Warganet Digegerkan Sholat Id di Ponpes Al-Zaytun, Perempuan Campur Laki-Laki

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement