Sabtu 13 May 2023 21:30 WIB

Serial Horor ‘Jurnal Risa’ Tayang 27 Mei, Ulas Petualangan 8 Bocah Indigo

Serial 'Jurnal Risa' diadaptasi dari novel karya Risa Saraswati.

Rep: Rahma Sulistya/ Red: Qommarria Rostanti
Produser Manoj Punjabi, Sutradara Awi Suryadi, Penulis Buku Jurnal Risa Risa Saraswati, beserta para pemain, dalam konferensi pers jelang Gala Premiere serial Jurnal Risa di CGV Grand Indonesia, Jumat (12/5/2023).
Foto: Republiika/Rahma Sulistya
Produser Manoj Punjabi, Sutradara Awi Suryadi, Penulis Buku Jurnal Risa Risa Saraswati, beserta para pemain, dalam konferensi pers jelang Gala Premiere serial Jurnal Risa di CGV Grand Indonesia, Jumat (12/5/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Sejak 2017, kisah-kisah misteri Risa Saraswati dan para sepupunya telah disaksikan lebih dari satu miliar kali di Youtube. Keseruan perjalanan serta cerita mencekam dari tim Jurnal Risa telah menemani para penggemar lewat berbagai karya, mulai dari konten di kanal Youtube, novel, hingga deretan filmnya.

Kali ini, akan tayang versi serial dengan judul “Jurnal Risa”, membawa penonton pada petualangan horor fun delapan bocah usia antara 10 hingga 13 tahun. Diadaptasi dari novel karya Risa Saraswati yang berjudul Jurnal Risa: Teror Liburan Sekolah, serial ini akan tayang 27 Mei 2023 di Disney+ Hotstar.

Baca Juga

Serial “Jurnal Risa” akan menghadirkan kisah masa kecil Risa saat ia terlibat dalam sebuah petualangan mencekam bersama sepupu dan teman-teman barunya yang dikenal sebagai The Crew. “Ini adalah jawaban dari pertanyaan semua orang. Sebenarnya bagaimana keluarga Risa ini tiba-tiba bisa bicara sama hantu. Kalau dijadikan satu film saja itu nggak cukup. Ketika ditawarkan jadi series, ini benar-benar pas untuk menceritakan semuanya dari awal,” kata Risa dalam konferensi pers jelang Gala Premiere “Jurnal Risa” di CGV Grand Indonesia, Jumat (12/5/2023).

Dalam serial tersebut dikisahkan, liburan sekolah yang seharusnya menyenangkan berubah jadi penuh ancaman, ketika salah satu dari mereka dihantui oleh roh jahat yang ingin balas dendam. Risa dan teman-teman harus bekerja sama dan menghadapi segala tantangan, agar dapat menyelamatkan teman mereka sebelum terlambat.

Disutradarai oleh Awi Suryadi bersama Manoj Punjabi dari MD Entertainment sebagai produser, tim di balik KKN di Desa Penari, serial “Jurnal Risa” akan menjadi sajian spesial yang menyambut kehadiran para sepupu Risa di Danur Universe.

Karakter Risa Saraswati (diperankan oleh Shofia Shireen) adalah gadis berusia 13 tahun yang memiliki kemampuan indigo dan dapat berkomunikasi dengan makhluk halus. Walau sering dianggap berbeda dan dijauhi oleh teman-teman sebayanya, Risa tetap menerima situasinya bahkan menggunakan bakat spesialnya untuk membantu mereka.

Saat liburan di Bandung, Risa berniat untuk memulai lembaran baru dalam hidupnya, namun sayangnya, serangkaian peristiwa mistis tetap menghantuinya. Petualangan dimulai bersama Angga (Ali Fikry) yang merupakan salah satu sepupu Risa.

Ada juga Nicko (Yusuf Ozkan) yang juga merupakan salah satu sepupu Risa. Ia adalah seorang anak yang ceria, usil, dan tidak bisa diam. Nicko sangat menyayangi adiknya, Indy, dan rela melakukan apa saja untuk melindungi adiknya tersebut.

Ada juga Abimanyu atau dipanggil Kakang (Keanu Azka), yang juga merupakan salah satu sepupu Risa, hobi mengoleksi barang-barang antik yang ditemuinya. Karena imajinasinya, barang-barang yang dianggap tidak berharga oleh kebanyakan orang, justru punya cerita tersendiri baginya.

Kemudian, ada juga Dewi (Sheryl Drisanna). Dewi adalah teman baru Risa di Bandung yang juga memiliki kemampuan spesial. Agus (Dimas Putra) yang merupakan kakaknya Dewi, dan Risa menyimpan perasaan pada Agus.

Kulon (Quentin Stanislavski), salah satu teman baru Risa yang sangat mempercayai hal-hal mistis yang ia dengar dari keluarganya. Ia selalu membawa kamera dan merekam banyak hal menarik, sebuah kebiasaan yang ia dapat dari kakeknya.

Ada juga Riri (Alleyra Fakhira) yang merupakan adiknya Risa. Berbeda dengan Risa, Riri justru sangat takut pada hantu.

“Kita syutingnya seperti sedang bermain, tapi hasilnya nggak main-main,” ujar Sheryl dalam kesempatan yang sama.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement