Jumat 12 May 2023 07:10 WIB

Weekend Mau ke Bogor? Cek Perubahan Rute Lalu Lintasnya

Kota Bogor memberlakukan sistem dua arah di pusat kota sejak Selasa (9/5/2023).

Sejumlah kendaraan melintasi Jalan Ir. H. Djuanda yang diberlakukan dua arah di Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu (10/5/2023). Pemerintah Kota Bogor mengubah skema lalu lintas Sistem Satu Arah (SSA) di lingkar Istana Bogor menjadi dua arah dampak dari revitalisasi Jembatan Otista. Jalur lingkar Istana Bogor yang terdampak tersebut yaitu Jalan Ir H. Djuanda, Jalan Jalak Harupat, Jalan Otista dan Jalan Pajajaran.
Foto: Republika/Putra M. Akbar
Sejumlah kendaraan melintasi Jalan Ir. H. Djuanda yang diberlakukan dua arah di Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu (10/5/2023). Pemerintah Kota Bogor mengubah skema lalu lintas Sistem Satu Arah (SSA) di lingkar Istana Bogor menjadi dua arah dampak dari revitalisasi Jembatan Otista. Jalur lingkar Istana Bogor yang terdampak tersebut yaitu Jalan Ir H. Djuanda, Jalan Jalak Harupat, Jalan Otista dan Jalan Pajajaran.

REPUBLIKA.CO.ID, KOTA BOGOR -- Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Bogor Kota, Polda Jawa Barat, mengingatkan wisatawan lokal dan Jabodetabek yang akan berkunjung ke kota hujan pada akhir pekan ini atau Sabtu dan Ahad, mengantisipasi jam-jam padat lalu lintas.

Kasatlantas Polresta Bogor Kota Kompol Galih Apria di sela memantau lalu lintas di Kota Bogor, Kamis (11/5/2023), mengatakan, waktu kepadatan lalu lintas pada akhir pekan, khususnya Sabtu dan Ahad diprediksi terjadi pada siang hingga sore hari. "Prediksi, fase pagi menjelang siang akan sepi, warga masyarakat (Kota Bogor) pada Sabtu dan Ahad biasanya memilih di rumah. Justru Sabtu dan Ahad kepadatan diprediksi beralih menjadi siang, yaitu jam 12 (siang) sampai jam 4 (sore)," kata Galih.

Baca Juga

Galih mengutarakan, hal itu karena kendaraan dari arah Jakarta biasanya sampai ke Kota Bogor pada akhir pekan, yakni siang hari. Sementara, warga lokal justru cenderung diam di rumah.

Prediksi kepadatan lalu lintas dengan pemberlakuan sistem dua arah di pusat kota dan secara situasional tetap diberlakukan sistem satu arah (SSA) untuk mengurai kepadatan lalu lintas akan terjadi di sejumlah titik. Di antaranya di Jalan Pajajaran arah Simpang Lampu Merah Simpang Lippo Plaza Keboen Raya, Jalan Jalak Harupat atau arah Lapangan Sempur, Simpang Denpom III/1 depan Istana Bogor, Jalan Jendral Sudirman, Jalan Ir H Djuandara arah Balai Kota Bogor, Mal BTM, Suryakencana dan Simpang Jalan Kapten Muslihat arah Stasiun Bogor di pusat Kota Bogor eks sistem satu arah (SSA).

Galih menyatakan Satlantas Polresta Bogor Kota tetap mengatur lalu lintas kendaraan masyarakat yang hendak berlibur ke Kota Bogor dengan menyiagakan "Petugas Tanya Rute". Mereka adalah ratusan petugas Satlantas, Dinas Perhubungan (Dishub) dan Satpol PP Kota Bogor yang mengenakan atribut "Tanya Rute" dengan gambar rute dua arah yang ditetapkan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda dengan mempertimbangkan aktivitas ekonomi masyarakat.

Sejak diberlakukan sistem dua arah di pusat kota pada Selasa (9/5/2023) malam, kata Galih, kepadatan yang pada pekan lalu ada di Simpang Sukasari, di bundaran depan Lippo Plaza Ekalokasari, pintu keluar Tol Bogor dan Simpang Jambu Dua pintu keluar Tol BORR bergeser ke pusat kota. Galih menyampaikan, Satlantas tidak akan memberlakukan ganjil genap pelat nomor kendaraan, maupun pengalihan arus atau penutupan arus, melainkan upaya memperlancar dengan bergantian menerapkan SSA arah Balai Kota dan Stasiun Bogor serta sistem dua arah sehingga bebas memilih rute.

"Silakan untuk masyarakat yang akan berlibur, kami akan terima, kami sifatnya memperlancar. Pantau informasi di media sosial dan tanya petugas tanya rute di lapangan. Tapi bagi yang tidak perlu ke luar rumah, sebaiknya di rumah saja," ujar Galih.

 

 

sumber : ANTARA
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement