Senin 08 May 2023 18:24 WIB

PDIP Daftarkan Caleg Secara Serentak pada 11 Mei

PDIP mengaku akan mencalonkan menteri dalam kabinet Presiden Jokowi sebagai bacaleg.

Rep: Nawir Arsyad Akbar/ Red: Agus raharjo
Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto melakukan pengecekan Stadion Gelora Bung Karno (GBK) yang akan digunakan untuk peringatan Bulan Bung Karno, di Stadion GBK, Jakarta, Senin (8/5/2023).
Foto: Republiika/Nawir Arsyad Akbar
Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto melakukan pengecekan Stadion Gelora Bung Karno (GBK) yang akan digunakan untuk peringatan Bulan Bung Karno, di Stadion GBK, Jakarta, Senin (8/5/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto mengaku partainya akan melakukan pendaftaran calon anggota legislatif (caleg) di tingkat pusat, provinsi, dan kabupaten/kota secara serentak. Mereka akan melakukannya secara serentak pada 11 Mei 2023, pukul 10.00 WIB.

"PDI Perjuangan maka pendaftaran seluruh calon anggota legislatif dari kabupaten/kota, provinsi, dan tingkat pusat akan dilakukan secara serentak pada tgl 11 Mei jam 10.00 tepat seluruh Indonesia," ujar Hasto di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Senin (8/5/2023).

Baca Juga

Hasto mengaku, kelengkapan administrasi seluruh calon anggota legislatif sudah disiapkan secara matang oleh PDIP. Sebab, anggota legislatif juga memiliki peran penting dalam pembangunan bangsa dan negara.

"Seluruh calon anggota legislatif sudah dipersiapakan secara matang, karena kemajuan Indonesia Raya ke depan juga akan ditentukan tidak hanya oleh siapa capres, cawapres dengan seluruh jajaran menterinya," ujar Hasto.

Terkait nama caleg, Komisi Pemilihan Umum (KPU) menempatkan kedaulatan partai politik dalam menetapkannya. Sehingga postur dari siapa yang akan menjadi caleg nantinya juga akan menjadi pilar penting dalam pemenangan bakal calon presiden (capres), Ganjar Pranowo.

"Mengingat seluruh caleg bersama seluruh kepala daerah dan capres merupakan satu kesatuan, sehingga nama-nama siapa saja yang akan menjadi vote gaters," ujar Hasto.

"Nama-nama mana saja yang mewakili dari akademisi, tokoh-tokoh budayawan, menteri dalam kabinet Bapak Presiden Jokowi yang akan dicalonkan oleh PDI Perjuangan. Pakar-pakar yang akan menjadi core yang sangat penting di dalam setiap komisi itu," tegasnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement