Pemerintah Jangan Terlena Kendalikan Antrean di SPBU Saat Arus Balik

Pendistribusian BBM di masa arus mudik tahun ini dinilai positif.

Senin , 24 Apr 2023, 16:13 WIB
Layanan pengisian BBM di jalur tol Trans Jawa di wilayah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Selasa (18/4). Seiring bertambahnya pergerakan pemudik ke wilayah Jawa Tengah konsumsi BBM jenis Gasoline di daerah ini juga mengalami lonjakan hingga 67 persen pada H-7 Lebaran 2023.
Foto: Dok republika
Layanan pengisian BBM di jalur tol Trans Jawa di wilayah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Selasa (18/4). Seiring bertambahnya pergerakan pemudik ke wilayah Jawa Tengah konsumsi BBM jenis Gasoline di daerah ini juga mengalami lonjakan hingga 67 persen pada H-7 Lebaran 2023.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto mengapresiasi langkah pemerintah, khususnya Pertamina dari pihak SPBU, BPH Migas, dan aparat lainnya, yang telah berhasil mencegah antrean panjang di SPBU saat arus mudik 2023. Meskipun demikian, ia mewanti-wanti agar jangan hal itu membuat pemerintah terlena saat datangnya arus balik dari kampung halaman beberapa hari lagi.

 

“Ini harus kembali dipersiapkan dengan baik,” kata Mulyanto dalam keterangan tertulis, Senin (24/4/2023).

Diketahui, pendistribusian BBM di masa arus mudik tahun ini dinilai positif terlihat dari minimnya antrean di SPBU Pertamina yang sebelumnya menjadi penyebab kemacetan di berbagai titik arus mudik, padahal jumlah pemudik tahun ini diperkirakan meningkat dibanding tahun lalu.

Menurut politikus Fraksi PKS itu, tahun ini semua stakeholder yang terlibat dalam pendistribusian bahan bakar minyak (BBM) terlihat lebih matang dari sisi persiapan.

“Alhamdulillah. Tidak banyak antrean kendaraan di SPBU yang dilaporkan dalam jalur mudik kemarin, termasuk pada saat puncak mudik sekitar tanggal 20 April lalu. Tentunya ini atas upaya persiapan yang baik dari Pertamina pihak SPBU, BPH Migas dan aparat lainnya,” katanya.

Sebelumnya, untuk mengantisipasi kehabisan bensin saat mudik, Pertamina menyediakan layanan delivery bensin di khusus di jalur tol Jawa Tengah.

Senior Supervisor Communication & Relation Patra Niaga Jawa Bagian Tengah, Marthia Mulia Asri, menjelaskan bahwa Pertamina menyiapkan 91 motor delivery dan tiga mobil pikap, yang siap memenuhi kebutuhan BBM pengemudi yang kekurangan di tengah jalan tol. Pembayaran bensin delivery ini dapat dilakukan melalui cash.

Sumber : Antara