Sabtu 22 Apr 2023 10:44 WIB

Sandiaga Uno: Mohon Sabar Soal Pengumuman Pindah ke PPP

Isu kepindahan Sandiaga Uno ke PPP sudah mencuat sejak beberapa waktu lalu.

Sandiaga Salahudin Uno.
Foto: Dok.Diskominfo Kabupaten Cirebon
Sandiaga Salahudin Uno.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno meminta masyarakat bersabar soal kabar mengenai kepindahannya dari Partai Gerindra ke PPP. "Ini kan sudah lewat bulan suci Ramadhan, teman-teman mohon sabar karena dalam beberapa hari ke depan akan ada dalam suasana Lebaran 2023, kita masih dalam suasana maaf-memaafkan," kata Sandiaga di Masjid Istiqlal Jakarta, Sabtu (22/4/2023).

Isu kepindahan Sandiaga dari Gerindra ke Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sudah mencuat dalam beberapa waktu terakhir. Kabar kepindahan Sandi itu sempat disampaikan Ketua Harian DPP Gerindra Sufmi Dasco Ahmad.

Baca Juga

Sandiaga beberapa kali menegaskan dirinya akan tunduk pada partainya dan mendukung pencalonan Prabowo Subianto sebagai presiden. Namun, ia sering hadir dalam acara PPP. "Ya, beberapa hari ke depan (akan diumumkan)," tambah Sandiaga.

Sandiaga mengaku terus berkomunikasi dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. "Semuanya harus dalam bingkai politik yang saling menghormati, memahami, dan saling bersilaturahim dalam keberagaman kita, tentunya komunikasi baik silaturahim dalam politik dan kebangsaan akan kita lakukan," ungkap Sandiaga.

Sandiaga menyambut shalat Idul Fitri yang tidak lagi dalam suasana PPKM. "Taqabbalallahu minna wa minkum. Sangat berbahagia setelah pandemi kita shalat Id tidak ada PPKM dan kita sambut dengan penuh kemenangan dan memulihkan ekonomi dan bersilahturahim," kata Sandi.

Sebelumnya Plt Ketua Umum PPP Mardiono mengatakan pengumuman Sandiaga bergabung sebagai kader PPP menunggu pelepasan resmi Sandiaga dari Gerindra oleh Prabowo Subianto Mardiono menyebut belum membahas terkait peluang Sandiaga menjadi cawapres Anies Baswedan. Dia menegaskan Sandi secara resmi belum bergabung menjadi kader PPP.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement