Ahad 23 Apr 2023 19:32 WIB

Tetap Sehat Meski Sering Konsumsi Daging, Ini Kiatnya

Konsumsi daging tidak berlebihan sebatas 50-70 gram sehari.

Agar tetap sehat, konsumsi daging tidak berlebihan sebatas 50-70 gram per hari atau 350-500 gram per pekan/ilustrasi.
Foto: Republika/Gumanti
Agar tetap sehat, konsumsi daging tidak berlebihan sebatas 50-70 gram per hari atau 350-500 gram per pekan/ilustrasi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA---Saat Lebaran, biasanya konsumsi protein hewani seperti daging atau ayam lebih meningkat. Bagaimana agar konsumsi tersebut tidak berpengaruh pada kesehatan? Berikut tips dari pakar pangan dari Universitas Jember (Unej) Dr Nurhayati.

-Konsumsi daging tidak berlebihan sebatas 50-70 gram per hari atau 350-500 gram per pekan 

Baca Juga

-Lengkapi asupan pangan lainnya yang kaya serat, seperti sayur mayur dan buah berserat tinggi, seperti nanas, sirsak, dan lainnya.

-Perbanyak sayuran hijau seperti daun singkong, daun pepaya, kangkung, sawi, dan lainnya kaya akan serat yang bisa membantu melancarkan pembuangan sisa cerna serta meningkatkan keasaman usus besar untuk memicu penggelontoran garam empedu sehingga mengurangi kolesterol darah untuk keseimbangan intake dan uptakenya. Dalam sayuran hijau juga kaya akan klorofil yang dapat membersihkan darah dari senyawa radikal bebas, sehingga mencegah kerusakan sel-sel tubuh.

 

-Lengkapi dengan buah.

Menurut Nurhayati, untuk menggempur asupan kolesterol berlebih dari makanan dapat dilakukan dengan cara mengonsumsi buah berserat dan bervitamin tinggi. Mengonsumsi buah nanas merupakan cara jitu untuk mengimbangi pangan berkolesterol tinggi. Selain relatif murah terjangkau harganya, buah nanas berserat tinggi, kaya akan vitamin, serta mengandung enzim protease bromelin.

Ia menjelaskan enzim tersebut dapat membantu mencerna protein daging yang dikonsumsi. Buah lain yang serupa adalah pepaya. Namun pilihlah pepaya yang belum begitu matang. Selain kaya serat dan vitamin, ujar dia, pepaya juga mengandung enzim protease papain yang juga membantu proses pencernaan protein daging.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement