Senin 20 Mar 2023 21:01 WIB

Kimia Farma Gelar Bina Industri Desa Berdayakan Petani Tempuyung

Program pemberdayaan petani Tempuyung bagian dari capaian SDGs Kimia Farma

Kimia Farma menggelar program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) dalam program Launching Program Bina Industri Desa (BID) Petani Tempuyung. Program ini menggunakan pendekatan Creating Shared Value (CSV) yang mendukung capaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.
Foto: Kimia Farma
Kimia Farma menggelar program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) dalam program Launching Program Bina Industri Desa (BID) Petani Tempuyung. Program ini menggunakan pendekatan Creating Shared Value (CSV) yang mendukung capaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Kimia Farma menggelar program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) dalam program Launching Program Bina Industri Desa (BID) Petani Tempuyung. Program ini menggunakan pendekatan Creating Shared Value (CSV) yang mendukung capaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.

Kimia Farma fokus pada petani Tempuyung karena beragam khasiat dari tanaman tersebut. Tempuyung merupakan tanaman herbal daun yang memiliki beragam manfaat untuk mengobati berbagai macam penyakit.

Beberapa penyakit yang bisa diobati dengan menggunakan tanaman tempuyung diantaranya kencing batu, demam, usus buntu, batu ginjal dan bisul. Daun tempuyung diketahui mengandung senyawa organik seperti flavonoid (kaempferol, luteolin-7-0 glukosida, apigenin-7-0-glukosida), taraksasterol, inositol, kumarin (skepoletin), asam fenolat sinamat, kumarat, dan vanilat.

Launching program, ini, dilaksanakan di Desa Sukamanah, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung. Daerah tersebut terletak di kawasan perbukitan, yang mana menjadi tempat pilihan budidaya tanaman tempuyung.

Program BID Petani Tempuyung diresmikan Direktur Sumber Daya Manusia Kimia Farma Darma Syahputra. Turut dihadiri pula oleh jajaran pemerintah setempat yakni Wardini Mulatsari selaku Kepala Bidang Hortikultura Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat, Dinas Pertanian Kabupaten Bandung, Saimon selaku Sekretaris Kepala Kecamatan Pangalengan serta Pemerintah Desa Sukamanah.

Program ini berkontribusi terhadap capaian Sustainable Development Goals dalam hal produktivitas pertanian, peningkatan ekonomi, serta pelestarian dan pemanfaatan lahan secara berkelanjutan.

Dalam pelaksanaannya, Kimia Farma akan mendampingi para petani binaan berupa penguatan kapasitas kelompok dengan pelatihan pemanfaatan daun tempuyung, pelatihan penyemaian bibit tempuyung, pelatihan pengelolaan lahan budidaya, dan pelatihan penanaman dalam lahan budidaya.

Dharma Syahputra menyampaikan bahwa selain sebagai salah satu supplier resmi dari perusahaan dalam pemenuhan kebutuhan bahan produksi obat Batugin Elixir secara kontinyu, tujuan program juga meningkatkan kesejahteraan petani melalui peningkatan pendapatan petani kelompok binaan budidaya tempuyung, serta pemanfaatan potensial lahan secara produktif untuk kegiatan pemberdayaan masyarakat.

“Program ini bertujuan untuk mensuplai kebutuhan produksi Batugin Elixir. Tak hanya itu, Kimia Farma juga ingin meningkatkan kesejahteraan kelompok petani binaan Tempuyung di Sukamanah,” ujarnya dalam keterangan yang diterima Republika.co.id, Senin (20/3/2023).

Sementara itu Kepala Bidang Hortikultura Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat Wardini Mulatsari menambahkan 

Melalui Program BID Petani Tempuyung, diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani, serta dapat memanfaatkan potensi lahan kegiatan pemberdayaan masyarakat.

Kelompok Tani Binaan Yana mengharapkan program ini dapat meningkatkan taraf ekonomi bagi kami para petani, khususnya desa Sukamanah. 

"Kami juga dapat menyuplai Tempuyung. Mudah-mudahan ini berkelanjutan sampai satu, dua, tiga tahun ke depan," ucapnya.  

Tempuyung merupakan tanaman obat potensial yang dikenal dapat mengobati penyakit batu ginjal yang memiliki kandungan nutrisi yang kaya. Dalam hal ini, petani tempuyung dapat menjadi supplier resmi Kimia Farma dalam penyediaan kebutuhan bahan produksi obat Batugin Elixir secara berkelanjutan.

Batugin Elixir adalah obat herbal dari Kimia Farma yang dipercaya bermanfaat untuk membantu meluruhkan batu ginjal atau batu saluran kemih serta membantu buang air kecil. Dengan begitu, kepastian stok untuk memasok kebutuhan daun tempuyung bagi perusahaan dapat terpenuhi sembari perusahaan dapat mensupport pertumbuhan ekonomi para petani.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement