Rabu 15 Mar 2023 07:15 WIB

AP II Siap Layani 5,24 Juta Pemudik di 20 Bandara

Prediksi jumlah penumpang ini meningkat sekitar 25 persen dibandingkan Lebaran 2022.

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Fuji Pratiwi
Sejumlah calon penumpang pesawat berjalan di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (5/5/2022) (ilustrasi). PT Angkasa Pura II memproyeksikan selama periode angkutan Lebaran 2023 pada 12 April hingga 3 Mei 2023 akan melayani 5,24 juta penumpang.
Foto: ANTARA/Fauzan
Sejumlah calon penumpang pesawat berjalan di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (5/5/2022) (ilustrasi). PT Angkasa Pura II memproyeksikan selama periode angkutan Lebaran 2023 pada 12 April hingga 3 Mei 2023 akan melayani 5,24 juta penumpang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Angkasa Pura (AP) II (Persero) menyiapkan 20 bandara yang dikelolanya untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pemudik selama periode angkutan Lebaran 2023. Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin memproyeksikan, selama periode angkutan Lebaran 2023 pada 12 April hingga 3 Mei 2023 akan melayani 5,24 juta penumpang.

"Prediksi jumlah penumpang ini meningkat sekitar 25 persen dibandingkan periode angkutan Lebaran 2022 sebanyak 4,19 juta penumpang," kata Awaluddin dalam pernyataan tertulisnya, Selasa (14/3/2023).

Baca Juga

Sementara itu untuk pergerakan pesawat pada angkutan Lebaran 2023, AP II memproyeksikan bisa mencapai 36.585 penerbangan. Proyeksi tersebut naik sekitar 11 persen dibandingkan angkutan Lebaran 2022.

"Pada angkutan Lebaran 2023, pergerakan penumpang hampir 100 persen sama dengan angkutan Lebaran 2019 sebelum adanya pandemi," ucap Awaluddin.

Dia menilai hal tersebut sejalan dengan pemulihan penerbangan yang terus membaik di tengah terkendalinya pandemi Covid-19. Dia menegaskan, AP II bersama stakeholder memastikan akan mengelola permintaan dengan baik sehingga bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Sementara itu, Direktur Operasi AP II Muhamad Wasid mengatakan, pada periode angkutan Lebaran 2023 ini, AP II menyiagakan 6.231 personel di 20 bandara. "Sebagian besar di Bandara Soekarno-Hatta guna memastikan kelancaran bandara dan penerbangan," tutur Wasid.

Wasid mengatakan, personel yang disiapkan antara lain Aviation Security, BKO TNI - Polri, Airport Rescue and Fire Gighting, Airport Operation, Terminal Inspection, Customer Service, dan Digital Service. Kolaborasi tersebut juga dilakukan dengan stakeholder lainnya seperti maskapai, ground handling, dan operator transportasi darat.

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement