Sabtu 18 Feb 2023 05:35 WIB

AS Dukungan Kepemimpinan Indonesia dalam ASEAN

Menlu AS dan Menlu RI membahas prioritas keketuaan Indonesia dalam ASEAN

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Antony Blinken menegaskan kembali dukungan AS kepada kepemimpinan Indonesia dalam ASEAN dan peran Indonesia sebagai koordinator dialog AS-ASEAN.
Foto: Mohamed Abd El Ghany, Pool via AP
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Antony Blinken menegaskan kembali dukungan AS kepada kepemimpinan Indonesia dalam ASEAN dan peran Indonesia sebagai koordinator dialog AS-ASEAN.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Antony Blinken menegaskan kembali dukungan AS kepada kepemimpinan Indonesia dalam ASEAN dan peran Indonesia sebagai koordinator dialog AS-ASEAN.

Penegasan dukungan itu diutarakan oleh Blinken dalam pembicaraan melalui telepon bersama Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi pada Kamis (16/2/2023), kata kantor Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS yang disampaikan oleh Kedutaan Besar AS di Jakarta, Jumat (17/2/2023)

Dalam pembicaraan tersebut, Blinken dan Retno membahas prioritas keketuaan Indonesia dalam ASEAN pada tahun ini, termasuk pendekatan ASEAN dalam mengatasi krisis di Myanmar serta langkah selanjutnya untuk proses Timor Leste bergabung dengan ASEAN.

Blinken juga menekankan peran Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) dalam membentuk Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka, sekaligus menyoroti kerja sama dengan ASEAN sebagai sarana mencapai kemakmuran dan keamanan.

Dalam pembicaraan bersama Retno, Blinken juga membahas kemitraan strategis AS-Indonesia, sejumlah prakarsa baru di bawah Kemitraan untuk Infrastruktur dan Investasi Global (Partnership for Global Infrastructure and Investment/PGII), dan partisipasi Indonesia dalam Kerangka Ekonomi Indo-Pasifik untuk Kemakmuran (Indo-Pacific Economic Framework for Prosperity/IPEF).

Dalam kesempatan yang sama Blinken memuji kepemimpinan Indonesia dan Menlu Retno dalam mendorong isu pendidikan perempuan dan anak perempuan di Afghanistan.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement