Selasa 07 Feb 2023 15:13 WIB

Telkomsel Migrasi Jaringan ke 4G di Ratusan Kota

Telkomsel melakukan migrasi jaringan dari 3G ke 4G/LTE sejak Maret 2022.

Tower Telkomsel. Operator seluler Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Telkomsel melanjutkan migrasi jaringan ke 4G/LTE secara bertahap di ratusan kota di Indonesia mulai Februari 2023.
Foto: Antara/Ampelsa
Tower Telkomsel. Operator seluler Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Telkomsel melanjutkan migrasi jaringan ke 4G/LTE secara bertahap di ratusan kota di Indonesia mulai Februari 2023.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Operator seluler Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Telkomsel melanjutkan migrasi jaringan ke 4G/LTE secara bertahap di ratusan kota di Indonesia mulai Februari 2023. Telkomsel melakukan migrasi jaringan dari 3G ke 4G/LTE sejak Maret 2022. 

"Komitmen ini bagian dari konsistensi Telkomsel mengakselerasi transformasi digital pelanggan di seluruh wilayah Indonesia melalui penyediaan teknologi jaringan broadband berteknologi terdepan yang lebih inklusif dengan keunggulan kualitas yang merata," kata Direktur Jaringan Telkomsel Nugroho, dalam keterangan pers, Selasa (7/2/2023).

Baca Juga

Sejak migrasi Maret tahun lalu, jaringan 4G/LTE Telkomsel sudah mencakup 204 kabupaten dan kota dari total target migrasi 504 kabupaten dan kota.

Migrasi ke jaringan 4G/LTE yang berlangsung secara bertahap mulai Februari 2023 ditargetkan mampu mencapai 300 kabupaten dan kota. Pada tahap awal migrasi ke jaringan 4G/LTE Telkomsel setidaknya akan mencakup 119 kabupaten dan kota di wilayah Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua.

"Kami optimistis proses peningkatan layanan jaringan tersebut mampu meningkatkan ekonomi digital nasional seiring dengan semakin terbukanya peluang yang lebih luas bagi seluruh lapisan masyarakat dalam mengoptimalkan berbagai potensi kemajuan di berbagai wilayah dengan dukungan pemanfaatan teknologi digital terkini," kata Nugroho.

Sejak migrasi jaringan 3G ke 4G/LTE, Telkomsel mencatatkan peningkatan jumlah pelanggan di tahun 2022 secara year-on-year yang menggunakan uSIM 4G, yaitu sebesar 7,3 persen. Kenaikan jumlah pelanggan juga diikuti dengan pertumbuhan trafik payload 4G sebesar 18,2 persen secara year on year.

Penggunaan jaringan seluler 4G/LTE menjanjikan internet yang lebih cepat dan stabil dibandingkan generasi 3G. Telkomsel mendorong pelanggan mereka yang masih menggunakan 3G untuk migrasi ke 4G/LTE dengan menghadirkan beberapa cara untuk mengganti kartu SIM non-4G ke uSIM 4G.

Telkomsel menyediakan kanal dalam jaringan, yaitu melalui situs resmi GraPARI dan akun resmi Telkomsel di sejumlah platform dagang elektronik. Pada mekanisme daring, kartu uSIM 4G akan dikirimkan ke alamat pelanggan.

Pelanggan juga bisa datang langsung ke gerai GraPARI atau layanan MyGraPARI untuk menggantikartu ke uSIM 4G, data yang dibutuhkan antara lain adalah nomor induk kependudukan (NIK) dan nomor Kartu Keluarga (KK) yang tercantum pada Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement