Senin 30 Jan 2023 13:46 WIB

Remaja Bawa Sajam di Yogyakarta Berniat Lakukan Tawuran

Kedua pelaku membawa sajam berupa golok dan gir diikat dengan tali.

Rep: Silvy Dian Setiawan/ Red: Yusuf Assidiq
 Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, AKP Archye Nevadha (kiri) dan Kabid Humas Polresta Yogyakarta, Timbul Sasana Raharjo (kanan), saat ungkap kasus penangkapan remaja membawa sajam, di Mapolresta Yogyakarta, Senin (30/1).
Foto: Silvy Dian Setiawan
Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, AKP Archye Nevadha (kiri) dan Kabid Humas Polresta Yogyakarta, Timbul Sasana Raharjo (kanan), saat ungkap kasus penangkapan remaja membawa sajam, di Mapolresta Yogyakarta, Senin (30/1).

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Remaja yang membawa senjata tajam (sajam) diamankan di Kota Yogyakarta diduga akan melakukan tawuran di Jalan Magelang, Kabupaten Sleman, DIY. Ada dua remaja yang diamankan dan sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polresta Yogyakarta, yakni berinisial RDS (17) dan AIU (16).

Keduanya membawa sajam berupa golok dan gir diikat dengan tali yang akan digunakan untuk melukai lawannya. Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, AKP Archye Nevadha mengatakan, tersangka sebelumnya sudah memiliki kesepakatan dengan lawannya untuk tawuran di Jalan Magelang.

"Kedua pelaku sudah putus sekolah dan pada saat diinterogasi diduga pelaku akan melaksanakan tantang-tantangan," kata Archye di Mapolresta Yogyakarta, Senin (30/1/2023).

Namun, saat tersangka sampai di lokasi yang sudah ditentukan, mereka tidak menemui lawannya tersebut. "Karena lawannya tidak datang, akhirnya mereka keliling Kota Yogya dan berkat patroli yang dilaksanakan, kita bisa mengamankan terduga pelaku dan barang bukti," lanjut Archye.

Dari pemeriksaan yang dilakukan, Archye menyebut, motif dari tawuran yang akan dilakukan yakni karena masalah pribadi. Tersangka dengan lawannya pun, juga dikatakan bukan anggota dari sebuah geng.

"Tidak ada geng, hanya pertemanan. Pelaku tidak ikut geng dan mereka hanya teman yang ketemu di tempat nongkrong," ujarnya.

Kedua tersangka diamankan saat patroli yang dilakukan bersama pokdarkamtibmas. Salah satu anggota pokdarkamtibmas, Adi Purnomo mengajak masyarakat untuk selalu menjaga keamanan dan ketertiban umum.

Terlebih, remaja yang masih usia sekolah di Kota Yogyakarta banyak yang ditemukan menjadi pelaku, bahkan menjadi korban dari kejahatan yang menggunakan sajam.

"Mengajak masyarakat agar selalu sadar dalam menjaga keamanan dan ketertiban, khususnya di Yogyakarta. Karena tanpa bantuan masyarakat untuk menjaga wilayah, pasti akan berat," kata Adi.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement