Sunday, 14 Rajab 1444 / 05 February 2023

Ambisi Ten Hag Menyala, Ingin Segera Akhiri Puasa Gelar Manchester United

Rabu 25 Jan 2023 10:32 WIB

Rep: Reja Irfa Widodo/ Red: Gilang Akbar Prambadi

 Pelatih Manchester United Erik ten Hag berjalan di lapangan sebelum pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Manchester United dan Manchester City di Old Trafford di Manchester, Inggris, Sabtu (14/1/2023).

Pelatih Manchester United Erik ten Hag berjalan di lapangan sebelum pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Manchester United dan Manchester City di Old Trafford di Manchester, Inggris, Sabtu (14/1/2023).

Foto: AP/Dave Thompson
Soal juara liga, MU hampir sedekade tak meraih gelar.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Manchester United bakal melawat ke markas Nottingham Forest pada leg pertama babak semifinal Piala Liga Inggris, Kamis (26/1/2023) dini hari WIB. Kemenangan di laga ini akan meningkatkan peluang United untuk bisa mengakhiri puasa gelar juara, yang telah terentang sejak 2017 silam.

Sejak meraih titel Piala Liga Inggris dan trofi Liga Europa pada akhir musim 2016/2017, Setan Merah sudah tidak pernah lagi merasakan manisnya raihan trofi bergengsi. Rentang waktu lima tahun tanpa raihan trofi merupakan periode terpanjang puasa gelar Setan Merah dalam 40 tahun terakhir.

Baca Juga

Pelatih United, Erik ten Hag, pun berambisi untuk mengakhiri penantian United tersebut, termasuk dengan menjaga peluang merengkuh trofi Piala Liga Inggris pada musim ini. Mantan pelatih Ajax Amsterdam itu menilai, United sudah terlalu lama tanpa raihan gelar juara.

''Perasaan meraih gelar juara adalah perasaan terbaik. Saya cukup beruntung bisa meraih sejumlah trofi dan hal itu begitu luar biasa  buat fans. Saat ini, United berada dalam periode tidak pernah lagi meraih gelar juara, dan itu sudah terlalu lama. Kami sadar dengan fakta itu. Kami akan melakukan apapun untuk bisa mempersembahkan trofi,'' ujar Ten Hag seperti dilansir Sky Sports, Rabu (25/1/2023).

Peluang United untuk bisa merai trofi pada musim ini memang terasa jauh lebih besar ketimbang pada musim-musim sebelumnya. Marcus Rashford dan kawan-kawan menjadi satu-satunya tim asal Inggris yang masih bertahan di empat kompetisi berbeda, Piala Liga Inggris, Piala FA, Liga Europa, dan Liga Primer Inggris.

Keberhasilan bertahan di empat kompetisi itu pun tidak terlepas dari performa apik United, yang sempat menorehkan kemenangan di sembilan laga secara beruntun. Namun, rentetan kemenangan ini terhenti saat Setan Merah ditahan imbang Crystal Palace, 1-1, dua pekan lalu. Alih-alih bangkit, United malah menelan kekalahan, 2-3, dari Arsenal di laga berikutnya, akhir pekan lalu.

Kendati begitu, Ten Hag menegaskan, anak-anak asuhnya sudah berusaha melupakan raihan kurang memuaskan di dua laga terakhir tersebut. Fokus utama United saat ini adalah bisa meraih kemenangan di leg pertama Piala Liga Inggris demi bisa berada dalam posisi yang lebih nyaman kala melakoni leg kedua.

''Kami sudah melupakan itu. Kami sudah mendapatkan kesimpulan yang tepat dan telah beranjak. Pasalnya, laga pada pertengahan pekan ini (kontra Nottingham Forest) adalah laga penting. Jadi, fokus kami sepenuhnya ke laga tersebut,'' ujar pelatih asal Belanda tersebut.

Selain United dan Nottingham Forest, Southampton dan Newcastle United menjadi dua tim yang masih tersisa di pentas Piala Liga Inggris musim ini. Di leg pertama babak semifinal, Newcastle United berhasil membungkam Southampton, 1-0, Rabu (25/1/2023) dini hari WIB.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA