Tuesday, 9 Rajab 1444 / 31 January 2023

FDA Usul Vaksin Covid-19 Diberikan Setahun Sekali, Seperti Vaksin Flu

Selasa 24 Jan 2023 11:22 WIB

Rep: Adysha Citra Ramadani/ Red: Reiny Dwinanda

Botol vaksin Covid-19 Pfizer. Komite penasihat nasional Amerika Serikat akan melakukan pemungutan suara terkait usulan pemberian vaksin Covid-19 tahunan pada Kamis (26/1/2023).

Botol vaksin Covid-19 Pfizer. Komite penasihat nasional Amerika Serikat akan melakukan pemungutan suara terkait usulan pemberian vaksin Covid-19 tahunan pada Kamis (26/1/2023).

Foto: AP/Achmad Ibrahim
FDA mengusulkan vaksin Covid-19 tahunan diberikan tiap bulan September.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Food and Drug Administration (FDA) menyarankan agar vaksin Covid-19 diberikan sebagai vaksin tahunan layaknya vaksin flu. Wacana vaksin tahunan ini rencananya akan berlaku untuk anak hingga lansia.

"Sebagian besar individu mungkin hanya membutuhkan satu dosis (vaksin) untuk mengembalikan imunitas pelindung selama beberapa waktu," kata FDA melalui proposal yang mereka rilis belum lama ini, seperti dilansir Washington Post, Selasa (24/1/2023).

Baca Juga

Akan tetapi, sebagian kelompok masyarakat mungkin akan membutuhkan lebih dari satu dosis vaksin Covid-19 tahunan. Beberapa contohnya adalah kelompok lansia dan orang-orang dengan gangguan imun.

Komite penasihat nasional Amerika Serikat akan melakukan pemungutan suara terkait proposal tersebut pada Kamis (26/1/2023). Bila proposal dari FDA disetujui, formulasi vaksin Covid-19 akan diperbarui setiap Juni.

Dalam membuat formulasi vaksin, peneliti nantinya akan memilih strain Covid-19 yang dinilai berpotensi mendominasi pada musim dingin. Setelah itu, vaksin Covid-19 akan diberikan kepada warga setiap September.

Seperti dilansir WebMD, September dinilai sebagai waktu yang tepat untuk melakukan pengulangan vaksin Covid-19. Alasannya, orang-orang cenderung menghabiskan lebih banyak waktu di dalam ruangan pada musim gugur yang jatuh pada September.

Menjadikan vaksin Covid-19 sebagai vaksin tahunan dinilai dapat memperbaiki cakupan vaksinasi yang belum optimal. Sebagai perbandingan, sembilan dari 10 orang berusia 12 tahun ke atas telah mendapatkan vaksin Covid-19 dosis primer di Amerika Serikat. Namun, hanya 15 persen orang dari kelompok tersebut yang telah mendapatkan suntikan vaksin booster Covid-19 terbaru.

Di sisi lain, cakupan vaksin flu yang diberikan setiap tahun tampak lebih tinggi. Menurut data Centers for Disease Control and Prevention (CDC), sekitar setengah atau 50 persen dari anak-anak dan orang dewasa di Amerika Serikat mendapatkan vaksin flu setiap tahun.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA